Bisnis

Lewat Forum Bisnis, Hipmi Subang Serap Aspirasi Pengusaha

SUBANG – Sejumlah kalangan pengusaha dan mahasiwa hadir dalam forum bisnis yang diselenggarakan Himpunan Pengusaha Muda Indoensia (Hipmi) Subang di The Chiken, Panglejar, Jumat (29/9/2017) malam.

Dalam forum bisnis yang bertemakan “Mengupas Bisnis Peternakan dan Olahannya” tersebut terungkap beberapa persolan yang dialami oleh pengusha, salah satu yang menarik adalah soal kegagalan yang selalu dialami oleh hampir semua pengusaha.

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu narasumber yang merupakan pelaku bisnis ternak ayam Hasbi Ashiddiqie. Santri yang terjun di dunia bisnis tersebut juga pernah mengalami kegagalan, bahkan mengalami kerugian sampai ratusan juta.

“Saya itu lulusan pesantren, belajar bisnis dari nol, guru saya Bob Sadino. Saya memulai bisnis sejak tahun 2012, modal awal minjam dari sodara,” kata Hasbi Ashiddiqie yang juga bendahara Hipmi Subang itu.

Setelah merasa cukup berhasil, lalu pada akhir tahun 2013, Hasbi membuat kandang dengan modal Rp 750 juta.

“Selanjutnya pada tahun 2014 saya bikin lagi dengan modal Rp 1,8 miliar dengan populasi aya sebanyak 35 ribu. Setelah berjalan pada tahun 2016, dua hari sebelum panen, ayam saya terserang penyakit dan mati. Otomatis saya jatuh. Ayam mati 10 ribu ekor, saya rugi Rp 4 00 juta,” katanya.

Forum Bisnis Hipmi Subang

Dalam masa terpuruk Hasbi mencoba bangkit lagi, dan perlahan dirinya mulai kembali merangkak, hingga kemudian ada yang memberinya modal dan Hasbi melanjutkan kembali bisnisnya.

“Dalam kondisi saya yang terpuruk, ada orang yang percaya pada saya. Saya dapat modal lagi, mulai lagi, dan sampai sekarang. Itulah sedikit pengalaman saya, intinya kegagalan itu selalu ada, tinggal kita menguatkan mental,” katanya.

Dalam diskusi tersebut dipaparkan juga pengalaman berbisnis dari nol narasumber lainnya yakni owner The Chiken Robbi Yana yang sama-sama pernah terpuruk, lalu bangkit lagi.

Sedangkan narasumber satunya lagi dari dosen Politeknik Negeri Subang Ferdi Fathurohman. Dalam kesempatan itu Ferdi memberikan sebuah gambaran bisnis ternak, terutama bisnis ayam. Ternyata ada sebuah peluang besar dalam bisnis tersebut.

“Konsumsi ayam di Indonesia itu, satu orang dua ekor ayam per minggu. Bayangan jika dikalikan dengan jumlah penduduk sekitar 2,5 juta. Dalam satu minggu orang Indonesia menghabiskan 500 juta ayam secara. Jadi peluang bisnis ayam sangat terbuka lebar,” katanya.

Ketua Hipmi Subang Dindin Lazuardin menambahkan, forum bisnis ini merupakan kegiatan yang digagas oleh Hipmi. Tujuannya untuk menyerap aspirasi dari para pengusaha, dan  memberikan motivasi kepada anak muda yang ingin terjun di dunia bisnis.

“Ini merupakan kegiatan forum bisnis Hipmi yang kedua kalinya, forum ini tentunya  akan menjadi agenda bulanan Hipmi,” kata Dindin.

Dalam kegiatan tersebut para peserta diskusi terlihat antusias dan ikut bertahta seputar kendala dan segala hal yang harus dipersiapkan dalam melakukan bisnis.

“Selain menyerap aspirasi para pengusaha, forum ini tentunya akan menghasilkan pengusaha-pengusaha baru di Kabupaten Subang,” tambah Dindin.

Comments
To Top