Bisnis

Menghitung Untung Rugi Pelabuhan Patimban bagi Pemkab Subang

SUBANG – Beberapa tahun kedepan Kabupaten Subang akan memiliki sebuah pelabuhan Internasional Patimban dipesisir pantai utara (Pantura) Subang. Saat ini progres pembangunan pelabuhan baru sampai tahap pendataan dan pembebasan lahan.

Jika pelabuhan Patimban selesai dibangun, lantas apa keuntungan yang diperoleh bagi Pemkab Subang selaku tuan rumah? Apakah pelabuhan Patimban akan membuat Subang untung apakah justru merugi?

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Subang Sumasna mengatakan, dengan dibangunnya pelabuhan tentunya tidak menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara langsung seperti tempat wisata dan rumah makan, serta restoran.

“Iya, pelabuhan sendiri tidak menjadi sumber PAD, tidak seperti obyek wisata Sari Ater misalnya yang memang menjadi sumber PAD kita karena kita disana memiliki saham. Nah, untuk peabuhan tidak seperti iyu, tapi kita memanfaatkan inpratruktur didalam sana yang tentunya akan menjadi PAD bagi daerah. Kita bisa ambil pajak tempat makan disana, dan aktivitas bisnis lainnya,” kata Sumasna kepada Mediajabar.com, Sabtu (9/9/2017).

Oleh karena itu, saat ini pemkab sedang menganalisa segala hal yang bisa menjadi PAD dalam aktivitas pelabuhan Patimban tersebut, sehingga dengan kehadiran pelabuhan tersebut bisa menambah pemasukan daerah.

“Saat ini kita sedang menganalisa apa yang menguntungkan bagi kita, tujuannyakan untuk kesejahteraan masyarakat dan menjadi PAD. Kita dorong semua OPD untuk menganalisa sesuai dengan masing-masing bidangnya,” katanya.

Pelabuhan yang tahap awal pembangunanya akan menggunakan daerah daratan seluas 356 hektar dan laut seluas 350 hektar itu, sampai saat ini progresnya masih dalam tahap pendataan dan pembebasan lahan.

“Masih dalam tahap pembebasan tahan, diluar itu beluam ada proggres apapun. Teman-teman yang di pusat memang sudah beberapa kali melakukan pengecekan, seperti mengecek kelayakan untuk pembangunan jalan kereta apa dan lain sebagainya. Namun, sampai saat ini kita belum ada tembusan progresnya gimana,” kata Sumasna.

Seperti diketahui, Pemkab Subang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 500 miliar untuk pembebasan lahan bakal Pelabuhan Patimban yang berada di Kecamatan Pusakanagara, Subang. Anggaran tersebut akan diberikan kepada pemilik tanah dari harga yang ditunjukkan oleh appraisal.

Comments

Redaksi: Jl. R.A. Kartini No 8A Kabupaten Subang, Jawa Barat 41285

Tlp: (0260) 4240904 atau SMS/WA: 085 224 950 462 - Email: redaksi[@]mediajabar.com

© MEDIAJABAR.com - 2016. MEDIAJABAR.com tidak bertanggung jawab atas berita dari situs luar

To Top