Bisnis

Perbup Ditandatangani, Izin Toko Modern Ilegal di Subang Segera Keluar?

SUBANG – Beroprasinya sejumlah toko modern tanpa izin di Kabupaten Subang membuat kinerja pemerintah menjadi sorotan publik. Pemerintah dinilai tidak mampu menegakan aturan yang dibuat sendiri.

Tokoh Mayarakat Subang Asep Bonsay mengatakan saat ini mau tidak mau Perda No 4 tahun 2010 tantang Waralaba dan Pasar Tradisional yang sudah direvisi, Perbupnya harus segera ditandatangani oleh Plt Bupati Subang Hj. Imas Aryumningsih.

Apalagi saat ini isu Plt Bupati Subang akan segera menandatangani Perbup terkait revisi Perda No 4 tahun 2010 terssebut. Keputusan itu diambil sebagai jalan tengah untuk mengatasi permasalahan toko modern di Kabupaten Subang yang tidak pernah usai.

“Saya kira sekarang mau menegakan aturan ya sulit. Toko sudah beroprasi, ditutup bagaimana nasib karyawan. Ini tentunya menjadi dilema simalakama, solusinya ya Perbupnua tinggal ditandatangani,” kata  Asep Bonsay kepada Mediajabar.com, Rabu (31/5/2017).

Dengan ditandatanganinya Perbup tersebut, tentunya permasalahan Toko Modern di Kabupaten Subang bisa selesai dan para pengusaha bisa memproses perizinan sesuai aturan yang berlaku. Sehingga toko yang belum memiliki izin bisa memiliki dokumen perizinan yang lengkap.

“Kalau Perbup sudah ditandatangani, itukan ada zonasinya. Kalau tidak salah diibagi kedalam tujuh zonasi yang bebas, sedangkan selain itu, proses prizinan harus diperketat,” katanya.

Perda yang sudah direvisi itu intinya pembangunan Toko Modern dibagi kedalam berbagai zonasi. Adapun untuk zonasi ditentukannya Kawasan primer yang terdiri dari tujuh kecamatan di Kabupaten Subang.  Yaitu Kecamatan Jalancagak, Kota Subang, Pagaden, Pamanukan, Ciasem, Purwadadi dan Kecamatan Kalijati.

Kadis Penenaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Subang H. Kusman Yuhana menegaskan pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin apapun terkait pembangunan beberapa toko modern ilegal yang tetap beroprasi. Seperti salah satunya izin Tokma.

“Kita tidak berikan izin untuk toko modern yang dimaksud,” kata Kusman.

Kusman menuturkan, saat ini berbagai upaya untuk mencari solusi terhadap permasalahan toko modern tanpa izin terus dilakukan. Agar para pengusaha memiliki izin sesuai aturan. Dengan berbagai pertimbangan izin untuk Tokma dan beberapa toko modern lainnya akan segera dikeluarkan setelah Perbupnya di tandatangani oleh Plt Bupati Subang.

“Perbupnya hari ini akan di tandatangani Plt Bupati. Kalau aturanya sudah ada ya izinya akan kami keluarkan,” ungkap Kusman.

Menurut Kusman, pihaknya tidak bisa menolak (tidak mengizinkan) perizinan Tokma dan toko modern lainnya karena dapat menjadi masalah bagi pemerintah karena telah menghambat masyarakat yang sudah melakukan proses permohonan izin.

“Kalau secara aturan harus di izinkan, terus saya menolak bisa jadi maslah juga, mudah-mudahan dengan ditandatangani Perbupnya, bisa menjadi solusi,” katanya.

Comments

Redaksi: Jl. R.A. Kartini No 8A Kabupaten Subang, Jawa Barat 41285

Tlp: (0260) 4240904 atau SMS/WA: 085 224 950 462 - Email: redaksi[@]mediajabar.com

© MEDIAJABAR.com - 2016. MEDIAJABAR.com tidak bertanggung jawab atas berita dari situs luar

To Top