Bisnis

Selamat Tinggal Produsen Ponsel Mewah Vertu

PRODUSEN ponsel mewah, yang melayani para elit, bintang dan orang kaya yakni Vertu dikabarkan sudah bankrut. Perusahaan yang didirikan pada tahun 1998, mengalami kebangkrutan akibat hutang perusahaan yang sangat besar.

Vertu yang awalnya merupakan bagian dari Nokia, bangkrut dan tidak mampu bertahan lagi. Sehingga membuat perusahaan ponsel mewah itu harus mem-PHK 200 pekerja.

Namun ditengah kebangkrutan ini, sekarang perusahaan Vertu dikabarkan telah diakuisisi oleh pengusaha binaan Murat Hakan Uzan pada bulan Maret. Menurut laporan, Uzan berencana untuk membawa Vertu kembali dari kematian.

Seperti diketahui, Vertu merupakan penyedia ponsel pintar mewah. Vertu memproduksi ponsel yang menjalankan versi lama android dan prosesor tahun lalu. Vertu menggunakan logam mulia, Sapphire Crystal Screens, kulit burung unta tangan halus, logam mulia, kulit ular dan permata dibuat untuk teknologi kuno dalam setiap produksinya.

Sebelum bangkrut, Vertu telah merilis seri ponsel mewahnya awal tahun, yakni Constellation 2017. Namun tampaknya peluncuran ponsel tersebut tidak juga dapat membantu menaikkan kesehatan perusahaan secara keseluruhan.

Berita buruk pun datang dari produsen ponsel mewah ini. Vertu telah menyatakan bangkrut dan siap menghentikan operasionalnya. Perusahaan berbasis di Inggris yang memanufaktur ponsel seharga puluhan bahkan ratusan juta rupiah ini akan dilikuidasi.

Meski menjual ponsel mahal, tapi dalam beberapa tahun terakhir, mereka menghadapi kesulitan keuangan. Menurut laporan dari The Financial Times, pemiliknya mencoba menyelamatkan Vertu dari kebangkrutan dengan membayar GBP1,9 juta (Rp32,7 miliar) dari total utang GBP128 juta (Rp2,2 triliun).

Pada akhirnya, Vertu tetap harus ditutup dan mengakibatkan hilangnya hampir 200 pekerjaan di seluruh operasi manufaktur Vertu di Inggris. Berita ini mengejutkan, mengingat bahwa Vertu baru saja menandatangani kesepakatan berbagi teknologi dengan raksasa Tiongkok TCL.

Comments
To Top