Daerah

Ada Buboss, Bandung Makin Macet?

Teras Cihampelas di Bandung

BANDUNG – Kegiatan Buka Berkah On The Street (BUBOSS) yang akan dilaksanakan Sabtu (17/06/2017) merupakan agenda tahunan kota Bandung pasti akan membuat kota Bandung macet berat selain karena jalan protokol utama yang digunakan kegiatan tersebut usai acarapun tak cukup 2-3 jam berkurangnya keramaian di lokasi kegiatan. Hal ini diakui warga kota Bandung yang merasakan kemacetan kota Bandung sebagai ha yang lumrah.

“Macet udah biasa di Bandung mah pak, apalagi ada acara seperti itu macetnya mengular dan menular luar biasa ke jalan lainnya, inilah kota Bandung, jadi kami inginnya jangan macet karena sayang bensin terbuang begitu aja,” kata Purnomo supir angkot jurusan Cicaheum – Ledeng.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandung Atalia Ridwan Kamil menjelaskan bahwa Kegiatan akbar Buboss (Buka Berkah On The Street) merupakan kegiatan tahunan yang diadakan di kota Bandung dan merupakan penutup rangkaian kegiatan dari program Buka Berkah Ramadhan.

Dalam laman portalbandung.go.id Atalia Ridwan Kamil juga mengatakan jika untuk tahun ini Buboss diselenggarakan tanggal 17 Juni hari Sabtu bertempat sepanjang jalan Asia Afrika, dari ujung jalan Hotel Grand Preanger sampai Alun Alun.

“Kita menggunakan jalan tersebut karena tahun ini yang mengikuti Buboss cukup banyak, sekitar 7 – 10 ribu orang terdiri dari unsur organisasi atau komunitas, unsur muspika, SKPD dan warga Bandung,”jelasnya.

Ditambahkan Atalia, karena hidup adalah ‘urunan’, kegiatan ini tidak melibatkan dana sepeserpun. Semua karena kecintaan dan “Kanyaah” kepada warga Bandung.

“Kegiatan ini murni keinginan untuk mengikuti acara Buboss, tidak ada biaya sedikitpun. Contoh seperti rumah makan atau cafe, ya mereka menyumbang makanan secukupnya,”ujar istri Walikota Bandung.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari menyampaikan, acara Buboss dimeriahkan dengan menampilkan pemenang di kegiatan buka berkah ramadan yang meliputi lomba Adzan, Hafidz Al Qur’an dan Dai cilik  selain itu dimeriahkan oleh rampak bedug yang mengiringi fashion show busana muslimah.

Ditambahkan Kenny, saat ini pendaftar untuk mengikuti Buboss untuk Forum komunitas sudah hampir 95 komunitas.

Dirinya tidak membatasi pendaftar yang mengikuti acara tersebut, namun untuk menjaga aman kapasitas orang pasti nanti akan ada waktu ditutup pendaftarannya.

“Jika kita hitung satu komunitas menyumbang 50 orang, yang mendaftar lebih dari 95 komunitas, maka sekitar 5000 orang sudah terkumpul, belum unsur muspika, SKPD dan warga,”ujar Kenny.

Untuk keamanan dan pengaturan lalu lintas, Kanit Dikyasa Satlantas Polrestabes Kota Bandung Dewi H menyampaikan, event Buboss ini sama halnya seperti CFN (car free night) namun hanya berbeda waktunya saja.
“Hampir sama namun beda waktu saja. Jika CFN malam, untuk Buboss ini sore sampai jam 18:30. Pengaturan lalu lintas pun sama,”jelasnya.

Untuk personel pengamanan dan pengaturan lalu lintas berbeda dengan CFN. Jika CFN sekitar 65 personel, untuk Buboss ini dua kali lipat diturunkan personel ditambah dari Polsek Lengkong, Regol dan Sumur Bandung.

Menurutnya, warga Bandung sudah mengetahui jalur alternatif jika jalan Asia Afrika ditutup. “Yang kita antisipasi warga luar Bandung, mereka kan berlibur atau sekedar berbelanja apalagi waktu acara tersebut pas di akhir Minggu atau weekend.”ujarnya.

Dewi berpesan untuk menghindari jalan Asia Afrika di sore sampai selesai buka puasa, karena jalan tersebut merupakan jalan protokol kota Bandung.

“Untuk menghindari kemacetan maka jangan dulu lewat jalan Asia Afrika, apalagi bulan puasa ini kan banyak yang ngabuburit, pastinya kendaraan membludak.”pungkas Dewi

Comments

Redaksi: Jl. R.A. Kartini No 8A Kabupaten Subang, Jawa Barat 41285

Tlp: (0260) 4240904 atau SMS/WA: 085 224 950 462 - Email: redaksi[@]mediajabar.com

© MEDIAJABAR.com - 2016. MEDIAJABAR.com tidak bertanggung jawab atas berita dari situs luar

To Top