Daerah

Alumni IPB Subang Latih Petani Hadapi Hama Wereng

SUBANG – Dalam dua musim terakhir petani di Subang banyak mengalami kerugian akibat gagal panen dan penurunan produksi padi.

Untuk membatu para petani terlepas dari masalah tersebut Alumni IPB Subang melatih para petani untuk menghadapi hama wereng yang menjadi salah satu penyebab petani gagal panen.

Selama ini diketahui bahwa kegagalan panen disebabkan oleh banyaknya hama wereng dan virus kerdil hampa yang ditularkan oleh wereng.

Akibatnya membuat panen gagal dan penurunan produksi disentra-sentra produksi padi di Subang meliputi Kecamatan Cipunagara, Compreng, Pagaden, Pagaden Barat, Binong, Tambakdahan, Patokbeusi dan hampir merata diseluruh kecamatan di Pantura.

“Iya, untuk membantu para petani yang sedang merugi, para alumni IPB Kabupaten Subang melakukan pendampingan serta pelatihan perbanyakan agens hayati untuk mengatasi wereng dan virus kerdil hampa,” kata ketua Ikalatan Alumni IPB Subang Agus Masykur Rosyadi, Jumat (11/8/2017).

Agens hayati diberikan secara gratis dan petani diajarkan metode memperbanyaknya agar bisa dilakukan kapanpun. Selain pembagian agens hayati, diberikan juga pemaparan mengenai hama dan penyakit padi yang menjadi penyebab kegagalan panen.

Ada dua jenis agens hayati yang diberikan yaitu Lecanicillium untuk membunuh wereng & PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan virus kerdil hampa yang dibawa oleh wereng.

Pelatihan dan pendampingan ini terjalin atas kerjasama Himpunan Alumni IPB, Carrier and Development Assictance (CDA) IPB serta program KKNT IPB. Pelatihan dilakukan kepada 50 kelompok tani di kecamatan cipunagara dengan melibatkan 2,500 pentani.

“Semoga dengan acara pelatihan ini membuat petani lebih mengenal karakteristik hama dan penyakit padi serta lebih siap menghadapinya dimusim tanam berikutnya,” kata Agus.

Direktur CDA IPB Iis Syarifah mengungkapkan bahwa CDA IPB berkomitmen membantu dan mendampingi setiap kegiatan pengabdian Alumni IPB kepada lingkungannya.

Sedangkan ketua pelaksana program pelatihan Ahmad syifa Sidiq mengungkapkan bahwa semoga pelatihan ini bisa menjadi salah satu ikhtiar mencari jalan keluar dari permasalahan wereng dan virus kerdil hampa di Subang serta mengembalikan Subang menjadi tulang punggung produksi beras nasional.

“Semoga permalasahan yang dihadapi petani secepatnya bisa diatasi, dan Subang tetap menjadi daerah lumbung padi terbesar di Jawa Barat,” katanya.

Comments

Redaksi: Jl. R.A. Kartini No 8A Kabupaten Subang, Jawa Barat 41285

Tlp: (0260) 4240904 atau SMS/WA: 085 224 950 462 - Email: redaksi[@]mediajabar.com

© MEDIAJABAR.com - 2016. MEDIAJABAR.com tidak bertanggung jawab atas berita dari situs luar

To Top