Daerah

Sedang di Korea Selatan, Imas Absen Unggah Kegiatannya di Medsos

SUBANG – Bupati Subang Hj. Imas Aryumningsih bersama sejumlah pejabat lainnya saat ini sedang berada di  Korea Selata, tepatnya di Kota Ghimcheon.

Tidak seperti saat berada di Indonesia, sejumlah kegiatan yang dihadiri Imas selalu diunggah ke media sosial. Tapi saat di Korea, orang nomor satu di Subang itu terlihat absen mengunggah semua kegiatannya.

Dari pantuan Mediajabar.com, akun media sosial pribadi Imas terlihat jarang update. Padahal saat berada di Subang hampir setiap kegiatan beliau selalu mengunggah kegiatannya di media sosial, seperti Facebook dan Instagram..

Postingan terakhir Imas di akun Facebook pribadinya terlihat pada 13 Oktober 2017. Imas terlihat memposting sebuah foto dengan sejumlah keterangan. Foto itu mengambarkan kebersamaan Imas dengan masyarakat Subang.

“Ya beginilah kalo foto bersama para ibu wonder women, tarik sana tarik sini, dempet sana dempet sini, yang penting bisa terlihat walau cuma jempol saja,” tulis akun Hj. Imas Aryumningsih.

Minimnya informasi terkait kegiatan bupati Subang saat berada di Korea Selatan menarik perhatian sejumlah masyarakat. Apalagi sejumlah pejabat dari mulai kepala dinas ada yang ikut.

Sebelum berangkat, Mediajabar.com sempat mewawancari Imas. Dalam kesempatan itu Imas menegasskan bahwa keberangkatannya merupakan kunjungan balasan. Karena sebelumnya Walikota Gimcheon, Korea Selatan Park Bo Saeng selalu hadir ke Subang.

“Kita diundang kok, kita, Subang biasa. Kalau mereka ulang tahun mereka undang kita, kita juga undung mereka. Intinya undangan balasan,” kata Imas Aryumningsih, Senin (9/10/2017).

Dalam kesempatan itu, Imas menegaskan bahwa bantuan dari Korea tidak berupa uang, tapi berupa dengan pembelakan, pendidikan dan pelatihan kepada masyarakat.

“Tadinya mau desa wisata, tapi tidak bagus untuk mereka, tapi sekarang ada pelatihan membuat pakan ikan dan pertanian. Dan itu lebih bermanfaat, dan itu sudah berjalan” katanya.

Setelah program desa wisata gagal, tidak lantas Korea-Subang putus hubungan, namun kegiatan yang dimaksud bupati seperti pembelakan, pendidikan dan pelatihan kepada masyarakat menjadi pengganti program bantuan untuk desa wisata sebelumnya.

“Kita juga mnegenai kesenian, terutaa kesehatan, ada 10 dokter dari sini kesana dan sebaliknya. Ini sudah berjalan, jadi kita ada kerjasama itu,” katanya.

Seperti diketahui, saa Subang dipimpin oleh bupati sebelumnya yakni Ojang Sohandi, Walikota Gimcheon hadir dalam peringatan hari jadi Subang. Lalu dilanjutkan diera kepemimpinan Imas. Pemerintah Gimcheon ketika berada di Subang selalu mengatakan akan membantu mengembangkan desa wisata.

Comments
To Top