Daerah

Serapan Anggaran Rendah, Dua OPD Dapat Peringatan dari Bupati Subang

SUBANG – Dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapat peringatan dari bupati Subang Hj. Imas Aryumningsih karena serapan anggaran didua instansi tersebut masih rendah.

Imas mengatakan saat ini serapan anggaran diseluruh OPD baru mencapai 65 persen. Ada beberapa dinas yang masih tergolong sangat rendah. Hal tersebut tentunya harus dievaluasi, agar menjelang akhir tahun ini semuanya bisa segera terserap dengan baik sesuai peruntukannya.

“Sekarang baru 65 persen, saya harap lebih digenjot supaya lebih bagus, terutama untuk dua dinas itu. Jangan sampai pas waktunya baru dikerjakan,” kata Imas kepada Mediajabar.com, Senin (9/10/2017).

Dalam kesempatan itu, Imas juga berharap kepada semua OPD untuk benar-benar berkeja dengan kompak untuk Subang yang lebih baik. Subang harus menjadi kabupaten yang motekar.

“Saya ingatkan kepada OPD lain, mohon sekarang sudah bulan Oktober 2017, jadi harus serius mengenai serapan anggran. Kalau perlu Sabtu jangan libur sebelum kerjaan selesai. Nanti liburnya pas pelaporan beres. Ini untuk prestasi Subang, mari kita tunjukan Subang itu motekar,” katanya.

Kadisdikbud Kabupaten Subang Suwarna mengatakan, serapan anggran rendah dikarenak perencanaan dilakukan oleh dinas PUPR sedangkan dinas tersebut sama-sama memiliki banyak pekerjaan, sehingga berpengaruh terhadap serapan anggran.

“Ini berawal dari perencanaan yang tahun sekarang tidak oleh konsultan, tapi oleh PU, seperti diketahui PU sendiri banyak pekrjaannya, ini bukan tahun ini saja, tahun-tahun kebelakang juga seperti itu,” kata Suwarna.

Dengan tidak dikerjakan oleh konsultan tersebut, tentunya sangat berpengaruh terhadap serapan anggran. Tapi Suwarna menegaskan bahwa pada akhir tahun semua akan teralisasi sesuai rencana.

“Memang begitu, kalau Disdikbud dan PUPR itu semua perogamnya akan terserap diakhir. Ini sudah menjadi seninya dua dinas ini. Sekali lagi untuk tahun depan  ada diperubahan. Di kita seharunya sudah 80 persen kalau meluhat waktu. tapi sekerang masih dibawah, ya sekitar 20 persen,” pungkasnya.

Comments
To Top