Daerah

Setelah Dua Tahun Disclaimer, Akhirnya Subang Raih Opini WDP

SUBANG – Setelah dua tahun mendapatkan hasil pelaporan discleamer dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), akhirnya pada pelaporan anggaran tahun 2016 meningkat menjadi penilaian dengan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP),

Nilai ini diakui oleh Badan Pengelola Keuangan (BPKD) didapat dengan jerih payah yang ekstra walaupun dengan 6 poin pengecualian. Pelaporan tersebut diterima langsung oleh Bupati Subang Hj. Imas Aryumningsih dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Subang Hendra Purnawan yang diserahkan oleh Ketua Perwakilan BPK Provinsi Jawa Barat Arman Syfa di Gedung Perwakilan BPK Prov Jabar, Jl. Moh. Toha Bandung, Kamis (16/6/2017).

Ketua Perwakilan BPK Provinsi Jawa Barat Arman Syfa mengatakan, proses pengauditan kabupaten Subang mendapat perhatian, dan pemeriksaan serta menjadi sorotan sejak dua tahun sebelumnya, karena berbeda dari Kabupaten atau kota lainnya sehingga tim pengudit diperbolehkan melakukan koreksi, namun tidak semua karena ada mekanismenya.

“Dari laporan yang diberikannya pun Subang mempunyai pembahasan baling banyak, sehingga Subang menjadi kabupaten yang terakhir menerima hasil pelaporan.Jadi kesimpulannya Subang masih menyisakan beberapa aspek yang harus diperbaiki namun beberapa hal sudah dilaporkan baik, dan opininya wajad dengan penecualian,” katanya.

Arman menambahkan, jiga dari proses audit makin sedikit koreksi maka itu semakin baik, sehingga untuk Subang dalam penyusunan LKPD harus direncanakan secara jelas dan sistematis, pengkatan pemahaman dan kompetensi penyusunan LKPD harus tinggi.

“Subang harus memiliki satu koordinator yang faham cara menysun LKPD bukan staf dan kepala dinasnya saja, dan ini merupakan aspek SDM sehingga harus dilakukan pelatihan atauh diberikan pengetahuan tinggi dalam menyusun laporan, bagaimana aspek pola kerja serta komitmen dan kebijakan, sehingga tidak membebankan satu orang, karena merupakan kerja tim,” imbuhnya.

Sementara itu Bupati Subang sangat bersyukur adanya peningkatan walapun hanya mendapatkan WDP dan berterimakasih kepada semua pihak terutama keuangan dan aset yang bekerja dengan gigih agar tidak mendapatkan disecleamer kembali.

“Alahmdlillah ini ada peningkatan yang walapun masih banyak pengecualian, terimakasih kepada tiam BPK yang juga memberikan banyak sekali masukan untuk proses penilaian selanjutnya, sehingga untuk tahun kedepan tidak ada pengecualian lagi, dan juga untuk tim yang selalu bekerja sekuat tenaga seperti yang dikatakan Kepala BPKD bekerja dengan perjuangan ektra atau dengan istilah mendarah-darah,” ujarnya.

Kedepan Bupati akan benahi penertiban administrasi yang harus betul-betul dikuasai dan dilaksanakan, dan hasil WDP ini dijadikan motivasi sehingga perjuangannya tidak sampai disini harus terus berjuang, serta masukan dari BPK menjadi ilmu juga menambah wawasan,

“Intinya subang harus maju dan mendapatkan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), dan untuk tindak lanjut dari SDM yang dominan kurang mampu akan diberikan kedisiplin serta rasa tanggung jawab kepada orang yang ditunjuk, juga mencari pendapingan yang betul-betul mempunyai ketegasan dalam memberikan pendampingan, jadi marilah membangun Subang menjadi lebih baik, masa kabupaten lain bisa, kita tidak bisa, kuncinya dengan menjaga kekompakan dan kebersamaan seluruh dinas jangan ada yang acuh tak acuh,” pungkasya.

Comments

Redaksi: Jl. R.A. Kartini No 8A Kabupaten Subang, Jawa Barat 41285

Tlp: (0260) 4240904 atau SMS/WA: 085 224 950 462 - Email: redaksi[@]mediajabar.com

© MEDIAJABAR.com - 2016. MEDIAJABAR.com tidak bertanggung jawab atas berita dari situs luar

To Top