Daerah

Tak Ada Kompromi, Gabungan Ormas di Subang Desak Forkopimda Bersikap Soal Miras 

SUBANG – Ratusan massa yang terdiri dari gabungan beberapa ormas mendesak forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Subang untuk​ bersikap tegas terkait peredaran minuman keras (miras). 

Pernyataan tersebut disampaikan di depan Kasatreskrim Polres Subang AKP Moch Ilyas dan Kasat Intelkam AKP Sonson, di sekretariat MPC Pemuda Pancasila Gedung Wisma Karya, Jumat (1/12/2017). 

“Kami meminta kepada Kasat kasat yang hadir saat ini untuk menyampaikan kepada Kapolres Subang bahwa kami ingin melalui Kapolres Subang supaya Forkopimda Kabupaten Subang dapat berkumpul dan segera mengambil sikap tegas soal peredaran minuman haram tersebut,” kata Raja Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi di hadapan forum. 

Selanjutnya, Evi menegaskan, jika penegakan hukum tidak berjalan sebagaimana mestinya, maka hukum adat yang akan bertindak. 

“Kami tidak melarang siapapun untuk mencari nafkah di Subang, tetapi caranya dengan baik bukan dengan merusak generasi bangsa,” katanya. 

Ketua Umum MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Subang, Endang Kosasih menyatakan Jangan sampai ada hal hal yang keluar dari jalur hukum. 

“Tegak kan seadil adilnya, kita meminta keadilan bukan basa basi semata. Pelaporan yang sudah masuk tindak lanjuti,” ujarnya. 

Akar masalahnya, kata Endang adalah miras maka harus dicabut sampai ke akar akarnya.

“Jangan dibiarkan miras ini nanti bisa ke tindak kriminalitas lain, dimana tanggung jawab pemerintah kalau begitu,” tandasnya. 

Massa tersebut merupakan wujud nyata peran serta masyarakat Subang yang diwakili oleh ormas Pemuda Pancasila, LAK Galuh Pakuan, untuk mendesak segera diterbitkan dan disahkan Perda miras di kab Subang.

Sehingga ada dasar hukum yang jelas baik dalam pengaturan tata niaga miras di Subang maupun pencegahan peredaran miras yang dilakukan oleh peran serta masyarakat, dan penindakan peredaran miras yang tidak sesuai oleh Polres dan satpol PP sebagai lembaga eksekutif selaku penegak Perda di Subang. 

“Kalau tidak diatur Perda ya bebas saja miras beredar,” cetus Resi Agung LAK Galuh Pakuan sekaligus pegiat peran serta masyarakat, M Irwan Yustiarta SH. 

Kasatreskrim Polres Subang, AKP Moch Ilyas menjawab bahwa pelaporan dari Pemuda Pancasila terus berjalan.

“Kami tengah tangani. Kami menangani ini sesuai dengan SOP yang berlaku,” katanya.

Comments
To Top