269.243 Ekor Ternak Disiapkan untuk Iduladha
Untuk menghadapi Hari Raya Iduladha 2011, Dinas
Peternakan (Disnak) Jabar menyiapkan 269.243 ekor ternak. Sementara
dalam mengantisipasi penyakit antraks yang biasa menyerang ternak,
Disnak Jabar akan melakukan sweeping atau pemeriksaan ke daerah-daerah
yang menjadi kawasan rawan endemis antraks.
Kegiatan sweeping pun akan dilakukan di check point atau tempat
perbatasan hewan ternak. Daerah rawan endemis antraks antara lain
Karawang, Bekasi, Purwakarta, dan Depok.
"Ternak-ternak di dan dari daerah itu menjadi kewaspadaan utama kami.
Jika ada yang kami curigai terinfeksi antraks, kami akan segera
menyingkirkan ternak itu," kata Kepala Disnak Jabar, Koesmayadi
Padmadinata kepada wartawan, di Gedung Sate, Jln. Diponegoro Bandung,
Rabu (19/10).
Menurutnya, pihaknya akan melakukan pemeriksaan menyeluruh ke daerah
yang ditemukan hewan kurban berpenyakit tersebut. "Ya itu kalau kita
temukan hewan ternak yang mencurigakan," tandasnya.
Untuk melakukan pemeriksaan di daerah perbatasan keluar masuknya ternah
yang masuk ke Jabar, ia mengatakan, pihaknya akan menurunkan tim
pemeriksa. Di Jabar sedikitnya ada tiga check point pemeriksaan yaitu di
Gunung Sindur Bogor, Losari Cirebon, dan Banjar.
Kartu sehat
Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar membeli hewan kurban yang
memiliki kartu sehat. Hewan berkartu sehat berarti hewan tersebut sudah
diperiksa petugas kesehatan hewan berarti sudah aman, sehat, tidak cacat
dan sesuai umur.
Disinggung mengenai kebutuhan hewan ternak selama Iduladha, pihaknya
menyiapkan 269.243 hewan. Ia memprediksi kebutuhan hewan kurban tahun
ini mengalami peningkatan sekitar 5,45 persen dibandingkan tahun lalu.
Rincian ternak itu adalah 40.247 ekor sapi, 441 ekor kerbau, 187.456
domba, dan 41.099 kambing. Sebagian besar pasokan hewan ternak kurban
itu dari Jabar. Sekitar 60 persen hewan kurban tersebut berasal dari
Jabar. Sedangkan sisanya, khususnya sapi, berasal dari Jateng dan Jatim.
- Share this:
- Tweet
- Share
- [refer to site map]
