Kamis, 23 Februari 2012 06:06:45



Media Garut

Gunung Guntur Kembali Terbakar

Dirilis oleh Admin pada Kamis, 20 Oct 2011
Telah dibaca 129 kali

GARUT,(GM)-
Kawasan Gunung Guntur kembali terbakar, Rabu (19/10). Kali ini, si jago merah melahap ratusan hektare hutan pinus. Namun, tak seorang pun mengetahui persis sejak kapan peristiwa itu terjadi. Warga baru mengetahui kebakaran itu sekitar pukul 12.00 WIB.

Warga Desa Rancabango yang bermukim sekitar belasan kilometer dari tempat kejadian, dengan jelas melihat kepulan asap membubung tinggi dari bagian samping gunung aktif tersebut. Beruntung, peristiwa itu tidak menelan korban jiwa.

Dedi Hermawan (45), warga Desa Rancabango, Kec. Tarogong Kidul, Kab. Garut, mengaku kaget saat melihat asap putih mengepul di sekitar Gunung Guntur. Namun, awalnya dia tidak memahami asap itu akibat peristiwa kebakaran.

Menurut Dadang Supari, petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah V Jabar, api terus merembet ke sejumlah blok lain. Semakin meluasnya lahan yang terbakar membuat petugas kesulitan memadamkan api.

Semakin luasnya lahan yang terbakar juga disebabkan kencangnya tiupan angin dengan kecepatan sekitar 60 kilometer per jam sehingga api semakin sulit dijinakkan.

Apalagi peralatan yang dipergunakan terbilang sederhana, yakni jet shooter yang dioperasikan secara manual. Alat ini hanya mampu menampung air sebanyak 4 liter.

Sementara itu, Kepala KSDA Wilayah V Jabar, Teguh Setiawan mengatakan, kawasan hutan yang terbakar berlokasi di blok Cilopang. Namun, dia belum mengetahui penyebab kebakaran itu. Meski tidak ada korban jiwa, namun dipastikan peristiwa ini merupakan kebakaran terbesar sepanjang tahun 2011.

Menurutnya, peristiwa kebakaran bisa disebabkan dua faktor, yakni faktor alam akibat dedaunan kering terbakar teriknya matahari, dan akibat faktor manusia yang sengaja membakarnya. Sementara ini, pihaknya belum melakukan penyelidikan ke arah itu, sebab sedang terfokus pada pemadaman api.

"Kami belum bisa memastikan penyebab kebakaran itu. Apakah disebabkan faktor alam, atau akibat ulah manusia. Untuk sementara, kami lebih berfokus pada upaya memadamkan api, sebelum melakukan penyelidikan penyebab kebakaran," jelas Teguh saat dihubungi via ponselnya.

Hingga pukul 15.30 WIB, api belum bisa diatasi sehingga menghanguskan sekitar 150 hektare pohon pinus. Rencananya, Pemkab Garut akan meminta bantuan Pemprov Jabar untuk memadamkan api. (aji)**

  • Share this:
  • Share
  • [refer to site map]