Kamis, 23 Februari 2012 06:08:04



Media Garut

Elin Merasa Diperlakukan Tidak Adil

Dirilis oleh Admin pada Kamis, 20 Oct 2011
Telah dibaca 98 kali

Elin, siswi kelas 2 SMK YPPT Kabupaten Garut merasa diperlakukan tidak adil oleh pihak sekolah lantaran berkelahi.Padahal, dirinya hanya membela diri karena dikeroyok oleh dua rekannya, Lilis dan Novi.

“Saya masih ingin sekolah,”tutur Elin. Gadis remaja asal Kampung Situjaya, Desa Situjaya, Kecamatan Karangpawitan ini bersikeras ingin melanjutkan sekolahnya hingga tamat karena dirinya merasa tidak bersalah. Elin menuturkan,peristiwa pengeroyokan dimulai dari aksi saling ejek antara dirinya dengan dua siswi YPPT Kabupaten Garut. Menurut Elin, saat dirinya melintas di kawasan Jayaraga, Jalan Cimanuk, Garut, tiba-tiba dirinya diserang.

“Kejadiannya sudah terjadi hampir tiga minggu yang lalu, saat saya pulang sekolah. Waktu melintasi Jalan Cimanuk, mereka berdua mengejek saya. Saya kemudian membalas ejekannya.Tiba-tiba saya diserang mereka dan akhirnya berkelahi karena saya ingin membela diri.Mereka mengeroyok dan memukul saya tepat di bagian dada dan perut,” katanya.

Elin dan keluarganya mengaku kaget oleh keputusan pihak sekolah yang mengeluarkan dirinya dari sekolah tersebut pada Rabu (12/10) pertengahan pekan lalu. Keputusan tersebut diterimanya saat mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas. “Sampai sekarang, tidak ada keterangan yang jelas kenapa saya dikeluarkan.

Saya tidak pernah dipanggil ke ruang BP (bimbingan dan penyuluhan). Orang tua saya juga tidak dikirimi surat oleh sekolah,” ucapnya. Sementara itu,Guru BP SMK YPPT Kabupaten Garut Jasman menjelaskan, pihak sekolah terpaksa mengeluarkan Elin karena terlibat perkelahian dengan dua siswi lainnya.

  • Share this:
  • Share
  • [refer to site map]