40 Persen Bangunan SD di Wado Rusak Parah
Sekitar 40 persen bangunan Sekolah Dasar (SD) yang berdiri di Kecamatan
Wado kondisinya dalam keadaan rusak parah. Dua di antaranya yang paling
parah yakni bangunan SDN Cilandak di Desa Cikareo Selatan dan SDN
Sukamanah di Desa Cimungkal.
Kondisi bangunan yang rusak sedikitnya mengganggu proses kegiatan
belajar mengajar (KBM), sehingga perlu adanya percepatan realisasi
perbaikan dari pihak terkait.
Menurut Kepala UPTD Pendidikan Kec. Wado, melalui Kasubag TU, Ny.
Henhen, pihaknya sejauh ini sudah menginventarisir semua kondisi
bangunan SD di Kec. Wado.
“Diperoleh data dari 29 SD yang ada, sekitar 13 SD memang kondisi
bangunannya termasuk kategori rusak parah, tapi selama ini pihak UPTD
sudah melakukan pengajuan ke pihak kabupaten untuk adanya perbaikan,”
ujar Henhen, Rabu (19/10) di kantornya.
Dari data Daftar Usulan Rehab Tahun 2011, bangunan SD yang masuk
kategori parah di antaranya SDN Sukamanah, Desa Cimungkal (3 ruang
kelas), SDN Cilandak, Desa Cikareo Selatan (4 ruang), SDN Sundulan, Desa
Wado (2 ruang), SDN Ganjartemu, Desa Ganjaresik (2 ruang), SDN
Cilengkrang, Desa Cilengkrang (2 ruang), SDN Banjarsari, Desa Ganjaresik
(1 ruang).
Kemudian SDN Nyalindung, Desa Sukapura (1 ruang), SDN Batulawang, Desa
Cilengkrang (2 ruang), SDN Cisurat, Desa Cisurat (2 ruang), SDN
Cimalela, Desa Mulyajaya (2 ruang), SDN Cikareo II, Desa Cikareo Utara
(2 ruang), SDN Wado, Desa Wado (3 ruang), dan SDN Tanjungjaya, Desa
Mulyajaya (1 ruang).
“Dari data tersebut sudah beberapa bulan ke belakang kami ajukan ke
Disdik, namun sampai saat ini memang belum terlihat pemberitahuan resmi
kapan akan direalisasikan,” ujar Henhen.
Pihak UPTD berharap adanya realisasi secepatnya dari Disdik untuk segera
memperbaiki bangunan yang kondisinya sudah rusak parah, untuk
memperbaiki kualitas pendidikan di wilayah Wado.
“Ya kalau bisa tahun ini, lebih cepat lebih baik, semua demi pendidikan yang lebih baik,” ujar Henhen.
- Share this:
- Tweet
- Share
- [refer to site map]
