Minggu, 20 Mei 2012 06:49:31



Media Sumedang

40 Persen Bangunan SD di Wado Rusak Parah

Dirilis oleh Admin pada Kamis, 20 Oct 2011
Telah dibaca 181 kali

Sekitar 40 persen bangunan Sekolah Dasar (SD) yang berdiri di Kecamatan Wado kondisinya dalam keadaan rusak parah. Dua di antaranya yang paling parah yakni bangunan SDN Cilandak di Desa Cikareo Selatan dan SDN Sukamanah di Desa Cimungkal.

Kondisi bangunan yang rusak sedikitnya mengganggu proses kegiatan belajar mengajar (KBM), sehingga perlu adanya percepatan realisasi perbaikan dari pihak terkait.

Menurut Kepala UPTD Pendidikan Kec. Wado, melalui Kasubag TU, Ny. Henhen, pihaknya sejauh ini sudah menginventarisir semua kondisi bangunan SD di Kec. Wado.

“Diperoleh data dari 29 SD yang ada, sekitar 13 SD memang kondisi bangunannya termasuk kategori rusak parah, tapi selama ini pihak UPTD sudah melakukan pengajuan ke pihak kabupaten untuk adanya perbaikan,” ujar Henhen, Rabu (19/10) di kantornya.

Dari data Daftar Usulan Rehab Tahun 2011, bangunan SD yang masuk kategori parah di antaranya SDN Sukamanah, Desa Cimungkal (3 ruang kelas), SDN Cilandak, Desa Cikareo Selatan (4 ruang), SDN Sundulan, Desa Wado (2 ruang), SDN Ganjartemu, Desa Ganjaresik (2 ruang), SDN Cilengkrang, Desa Cilengkrang (2 ruang), SDN Banjarsari, Desa Ganjaresik (1 ruang).

Kemudian SDN Nyalindung, Desa Sukapura (1 ruang), SDN Batulawang, Desa Cilengkrang (2 ruang), SDN Cisurat, Desa Cisurat (2 ruang), SDN Cimalela, Desa Mulyajaya (2 ruang), SDN Cikareo II, Desa Cikareo Utara (2 ruang), SDN Wado, Desa Wado (3 ruang), dan SDN Tanjungjaya, Desa Mulyajaya (1 ruang).

“Dari data tersebut sudah beberapa bulan ke belakang kami ajukan ke Disdik, namun sampai saat ini memang belum terlihat pemberitahuan resmi kapan akan direalisasikan,” ujar Henhen.

Pihak UPTD berharap adanya realisasi secepatnya dari Disdik untuk segera memperbaiki bangunan yang kondisinya sudah rusak parah, untuk memperbaiki kualitas pendidikan di wilayah Wado.

“Ya kalau bisa tahun ini, lebih cepat lebih baik, semua demi pendidikan yang lebih baik,” ujar Henhen.

  • Share this:
  • Share
  • [refer to site map]