Tanjakan Gentong Terancam Banjir Lumpur Proyek
Memasuki musim penghujan, warga di kawasan Jl. Raya Malangbong, Kec. Kadipaten, dibuat resah oleh proyek pembangunan jalur alternatif di Tanjakan Gentong sepanjang 1,2 km di blok Kp. Wage, Ds. Cibahayu.
Warga khawatir pengerukan gunung untuk pembuatan jalan tersebut mengakibatkan banjir lumpur ke permukiman dan jalan.
Bahkan menurut keterangan, banjir lumpur dalam skala kecil terjadi Sabtu (8/10) malam saat hujan deras. Jalan di sepanjang lokasi proyek itu dipenuhi tanah dan lumpur sehingga ada pengendara motor yang terjatuh. Tidak itu saja, lumpur tersebut juga mengakibatkan jalur tersebut mengalami macet panjang.
“Selain mengakibatkan kecelakaan, juga mengakibatkan kemacetan karena kendaraan yang melintas dari arah Tasik menuju Bandung atau sebaliknya harus merayap saat melintas ke lokasi proyek,” ujar warga setempat, Topik (43) kepada “KP”.
Sementara itu, Kepala Desa Kadipaten, Dadang Rahmat mengaku warga dan pengendara memang banyak yang mengatakan terganggu dengan proyek tersebut.
“Akibat pengelola tidak memperhatikan lingkungan, tanah bercampur lumpur meluber ke jalan hingga menyebabkan rawan kecelakaan bagi pengendara yang melintas,” katanya.
Ironisnya, kata Dadang, proyek tersebut juga sama sekali tidak ada pemberitahuan ke pemerintahan desa. Padahal, sesuai aturan dan etika, desa tetap harus diberitahu.
- Share this:
- Tweet
- Share
- [refer to site map]
