Hukum

20 Panitia Bedah Buku Soal Aqidah di Cirebon Ditangkap Polisi

CIREBON – Polres Kota Cirebon menangkap sekitar 20 orang anggota Forum Silaturahmi Umat dan Alumni 212 se-Cirebon Raya yang merupakan panitia dari bedah buku dengan pembicara Ustadz Bernard Abdul Jabbar, MPd.

Penangkapan terjadi sekitar pukul 12.00 Wib pada hari Minggu (18/6/2017) di Masjid Abdurrahman kelurahan Panjunan Kota Cirebon ini didasari oleh adanya protes dari beberapa ormas tentang adanya kegiatan bedah buku tersebut.

Menurut Kapolres Kota Cirebon AKBP Adi Vivid, penangkapan terhadap 20 panitia itu didasari oleh brosur bedah buku tentang kristenisasi yang ada di wilayah Kota Cirebon yang tersebar di media sosial dinilai bernada provokatif, hasutan dan menyudutkan agama tertentu.

Kegiatan bedah buku tersebut sebelumnya akan diadakan masjid Al-jamaah di Desa Klayan komplek Pertamina Kabupaten Cirebon namun dibatalkan setelah didatangi oleh Polres Kota Cirebon dengan memperlihatkan kepada Ustadz Asep ketua DKM brosur yang bermasalah.

“Ustadz Asep terkejut setelah diperlihatkan brosur yang beredar di media sosial, karena brosur tersebut tidak di setujui oleh ustadz Asep, kemudian ustadz Asep menelapon panitia untuk membatalkan kegiatan tersebut,” kata Kapolres Kota Cirebon.

Namun setelah dilakukan pemantauan oleh tim medsos Polres Kota Cirebon, menemukan pada salah satu akun facebook yang memposting bahwa acara tersebut tidak di batalkan tapi dipindah tempatkan ke masjid Abdurrahman di kelurahan panjunan.

“Kemudian (Minggu) pagi kita kesana untuk menghimbau karena telah menimbulkan meresahkan beberapa elemen massa. Saat berkordinasi dengan panitia kemudian datanglah beberapa ormas yang memprotes dengan adanya kegiatan tersebut dan minta untuk dibubarkan,” kata Adi vivid.

Oleh karena itu, Kapolres merasa terpaksa untuk mengamankan dan pemeriksaan kepada 20 panitia yang kemudian di temukan pelanggaran terhadap undang undang ITE no 11 tahun 2008 pasal 45 ayat 2. Dalam 20 orang tersebut termasuk pembicaranya yang kemudian akan diperiksa latarbelakang pembicara.

“Sampai saat belum ada yang di tetapkan status tersangka,” katanya. [CR]

Comments
To Top