Hukum

Begal Motor Dihakimi Massa Hingga Tewas

Ilustrasi

SUBANG – Aksi main hakim sendiri terhadap pelaku pencurian sepeda motor dengan kekerasan (curas) atau sering disebut begal terjadi di  Jalan Tanggul Pertamina Pintu 2 Blok Beting Desa Bojongjaya Pusakajaya Subang, Minggu (11/6/2017) malam.

Pelaku begasl berinisial A (19) tewas akibat dihakimi massa saat ketahuan melakukan aksi begas terhadap korban bernama Andi (20) warga Bojongjaya Pusakajaya saat melintas di lokasi kejadian bersama teman perempuannya.

Menurut Kapolres Subang AKBP Yudhi Sulistianto Wahid, kemudian korban dihadang pelaku bersama rekannya dengan todongan senjata tajam jenis clurit. Lalu meminta korban supaya menyerahkan telepon selulerdan sepeda motornya.

“Tetapi korban melawan dan saat pelaku menyabet celuritnya ditahan oleh tangan kanannya hingga mengalami luka sobek,” kata Kapolres.

Saat korban oleh kedua pelaku dipegang, tiba-tiba teman perempuan korban berteriak meminta tolong. Saat kejadian ada warga yang melintas kemudian tidak lama masyarakat dari arah Desa Bojongjaya berdatangan ke TKP.

“Sehingga membuat kedua pelaku panik, dan salah satu pelaku A tertangkap. Satu orang rekan pelaku berhasil melarikan diri,” katanya.

Selanjutnya pelaku berinisial A dihakimi massa hingga meninggal dunia di tempat. Kemudian korban dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan luka yang dialaminya.

Kapolres Subang menyayangkan kepada warga yang main hakim sendiri. Dirinya menghimbau supaya masyarakat tidak main hakim sendiri terhadap pelaku kejahatan.

“Saya himbau kepada masyarakat supaya jangan main hakim sendiri. Serahkan kepada Kepolisian untuk diproses (hukum),” pungkasnya.

Comments
To Top