Hukum

Oknum Brimob Dihakimi Massa Hingga Babak Belur

SUBANG – Pelaku pemerasan yang berjumlah lima orang dihakimi massa saat ketahuan memeras warga di Kecamatan Patikbeusi, Subang.

Dalam insiden tersebut, kelima pelaku yakni dua oknum anggota brimob dan tiga orang warga sipil itu babak belur. Warga Patokbeusi diketahui sudah kesal dengan ulah para pelaku yang sudah sering melakukan pemerasan.

Keluarga korban pemerasan Dede menuturkan kejadian nya bermula saat sebulan lalu salah satu keluarganya bernama Ujang diperas oleh lima orang tersebut.

“Saat ini Ujang tidak bisa melawan, dia dituduh bandar togel. Ujang diperas dan harus mengeluarkan uang Rp 2 juta dan satu unit hape,” kata Dede, Sabtu (22/7/2017).

Sebulan telah berlalu, pada Sabtu, 22 Juli 2017 pelaku kembali beraksi dan mencoba memeras warga Patokbeusi. Saat melakukan aksinya ada yang mengenali pelaku.

Saat itu, warga yang akan diperas dibawa korban ketempat nongkrong para pelaku. Warga yang akan diperas tersebut dalam kejadian itu, mereka sedang iseng bermain kartu didepan rumah. Namun lima pelaku langsung membawa warga ke dalam mobil.

“Lalu warga lain kemudian mendatangi kelima pelaku itu saat berada disalah satu lokasi yang dijadikan tempat nongkrong mereka. Disana mereka diamuk massa,” katanya.

Akibat seringnya kejadian pemerasan kepada warga atas dugaan judi togel dan judi kartu tersebut membuat warga tersulut.

“Iya, masa main kartu buat iseng-iseng, inikan tidak pakai uang dan disini sudah biasa. Masa langsung digerebek aja. Maka dari itu kita kesel,” katanya.

Dalam melakukan amuk massa tersebut, lima orang pelaku pemerasan berhasil diamankan pihak kepolisian. Mereka diamankan bersama satu senjata api laras pendek dan satu unit senjata api laras panjang.

Saat ini pelaku masih diamankan di Mapolsek Patokbeusi dan rencananya akan diserahkan ke Unit Propam Polres Subang.

Comments

Redaksi: Jl. R.A. Kartini No 8A Kabupaten Subang, Jawa Barat 41285

Tlp: (0260) 4240904 atau SMS/WA: 085 224 950 462 - Email: redaksi[@]mediajabar.com

© MEDIAJABAR.com - 2016. MEDIAJABAR.com tidak bertanggung jawab atas berita dari situs luar

To Top