Nasional

MUI Keluarkan Fatwa Media Sosial

JAKARTA – MUI mengeluarkan fatwa MUI Nomor 24 tahun 2017 mengenai Hukum dan Pedoman Bermuamalah dalam Media Sosial tertanggal 13 Mei 2017.

Fatwa ini diapresiasi oleh Andi Fajar Asti sebagai Ketua Umum DPP Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (HMPI). Fajar mengatakan bahwa fatwa MUI ini perlu diapresiasi karena sangat cepat dan responsif dalam melihat kondisi materiil yang terjadi akhir-akhir ini di Indonesia.

Menurut Jazilul Fawaid sebagai Sekjen DPP HMPI bahwa Indonesia sebagai Negara Hukum yang berazaskan Pancasila merupakan Negara yang sejalan dengan perspektif agama.

Dengan adanya Fatwa MUI mengenai Hukum dan Pedoman Bermuamalah dalam Media Sosial, maka akan terjadinya keseimbangan antara kebijakan Negara dan ketetapan spiritualitas dari para pemuka agama dan Negara.

Fadhly Azhar sebagai Kabid Keagamaan DPP Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (HMPI) juga ikut berpendapat bahwa relasi agama dan negara memang perlu diperkuat untuk menjaga harmonisasi kehidupan beragama.

“Selain dengan adanya Fatwa MUI, maka perlu juga adanya penguatan riset kehidupan dan realitas beragama di Indonesia agar mampu menjadi pertimbangan akademik dalam menyusun kebijakan negara dalam kehidupan keagaaman” kata Fadhly Azhar

Andi Fajar Asti dan Fadhly secara bersamaan juga mengatakan bahwa dengan adanya fatwa MUI ini juga diharapkan, jangan sampai menjadi alat untuk menghalangi nalar kritis kaum intelektual sebagai mediasi perubahan dalam kehidupan beragama dan kebijakan publik.

Namun, Andi Fajar Asti mengakui bahwa Fatwa MUI ini cukup berguna untuk menjaga harmonisasi dan mengurangi conflict interest antar sesama warga Negara dengan masing-masing perbedaannya.

Comments
To Top