Politik

Berdasarkan Konstitusi Maman Yudia Belum Masuk Kriteria Bupati

SUBANG – Selangkah lagi kekosongan wakil bupati kabupaten Subang akan segera terisi. DPRD Subang pada Senin (9/10/2017) telah membentuk panitia pemilihan (panlih) sebanyak 12 orang yang exofficio diketuai oleh Beni Rudiono.

Pembentukan panlih tersebut mendapat komentar dari berbagai kalangan, salah satunya dari kalangan akademisi yang mengapresiasi kinerja DPRD Subang yang dengan sigap merespon aspirasi masyarakat terkait kekosongan wakil bupati.

Akademisi Fakultas Hukum Universitas Subang Darmawan Santosa mengatakan, setelah ditinggalkan oleh Hj. Imas Aryumningsih yang saat ini sudah dilantik menjadi bupati Subang sesuai Undang-undang (UU). Jabatan wakil bupati sudah lama kosong,

Terisinya kekosongan wakil bupati Subang tentunya akan menguntungkan masyarakat Subang, dengan begitu fungsi pengawasan pembangunan di kabupaten Subang bisa berjalan dengan baik, jangan sampai serapan anggaran untuk pembangunan rendah.

“Saya mendukung bupati Subang untuk tetap fokus membuat kebijakan yang pro terhadap rakyat, maka dari itu wakil bupati Subang harus segera terisi agar menjalankan fungsinya,” kata Darmawan Santosa kepada Mediajabar.com, Selasa (10/10/2017).

Terkait nama yang sudah muncul untuk pengisian wakil bupati Subang dari PDI perjuangan yakni Maman Yudia. DPRD kabupaten Subang diharapkan tetap berpedoman pada UU dan aturan PKPU yang mengatur hal tersebut.

“Apakah Maman Yudia bisa mencalonkan kembali menjadi wakil bupati, padahal beliau pernah dilantik menjadi bupati? Hal tersebut harusnya tidak menjadi polemik, karena semua sudah tertuang dalam UU dan peraturan yang berlaku,” katanya.

Daarmawan Santosa atau akrab disapa Darso itu mengatakan, pada penjelasan pasal 4 poin 1 dan poin 3 PKPU No 3 tahun 2017 bahwa yang disebut bupati adalah jika dihitung dari masa pelantikan sampai akhir jabatan 2,5 tahun.

“Sedangkan Maman Yudia menjabat bupati dari pelantikan sampai akhir jabatan kurang lebih selama 6 bulan. Oleh karena itu berdasarkan konstitusi Maman Yudia belum masuk kriteria bupati,” jelasnya.

Selanjutnya jika didalam tata tertib pemilihan bupati dan wakil bupati Subang sisa masa jabatan 2013-2018 terdapat salah satu poin persyaratan yang menyebutkan belum pernah menjabat bupati untuk wakil bupati pada daerah yang sama.

“Maka pengertian bupati disana adalah orang yang pernah menjabat selama 30 bulan dihitung dari pelantikan sampai akhir jabatannya,” pungkasnya.

Comments
To Top