Politik

Blak-blakan Dewi Nirmalasari Saat Diminta Maju di Pilkada Subang 2018

Dewi Nirmalasari saat memberi sambutan dalam cara buka bersama dikediamannya

SUBANG – Para relawan yang tergabung dalam Inisiator Gerakan Foto Dewi Nirmalasari dan Tim Relawan Pengkaji Informasi Publik (TRPIP) serta beberapa tokoh pemuda dan masyarakat menggelar acara bukan bersama di kediaman Dewi Nirmlasari yang berada di Kecamatan Cibogo, Minggu (4/6/2017).

Acara buka bersama tersebut dimulai dengan kegiatan perkenalan dari peserta yang hadir, paparan singkat profile Dewi Nirmalasari, sejarah singkat TRPIP dan pemaparan hasil survei Subang Strategic Information Center (SSIC) yang disampaikan oleh Gugyh Susandi.

Selanjutnya para relawan dan para tokoh serta peserta yang hadir melakukan buka bersama, lalu dilanjutkan dengan menunaikan ibadah shalat Magrib. Setelah itu tiba waktunya penyerahan baliho permohonan Dewi Nirmalasari untuk maju di Pilkada 2018 dari para relawan yang diserahkan oleh Dani Afgani yang merupakan Inisiator Gerakan Foto Dewi Nirmalasari.

Dengan adanya permohonan untuk maju dan kedatangan para relawan dan beberapa tokoh pemuda serta masyarakat. Selaku tuan rumah dalam kegiatan buka bersama, Dewi Nirmalasari sangat merasa bangga sekaligus terharu karena bisa berada diantara mereka.

“Orang-orang yang seperti inilah sesungguhnya sahabat, selalu saling mendukung dalam kebaikan. Selain itu, kita semuanya memiliki tujuan dan cita-cita sama untuk Subang baru,” kata Dewi Nirmalasari.

Diposisinya saat ini, Dewi Nirmalasari sangat bersyukur memiliki keluarga dan sahabat yang selalu mendukung. Perjalanan hidup yang dialaminya harus menjadi cermin untuk semua orang, bahwa jabatan dan kekayaan itu hanya titipan dan saat Allah mengambilnya manusia tidak bisa berbuat apa-apa.

Relawan yang tergabung dalam Inisiator Gerakan Foto Dewi Nirmalasari dan Tim Relawan Pengkaji Informasi Publik (TRPIP) serta beberapa tokoh pemuda dan masyarakat saat berfoto bersama dengan baliho permohonan Dewi Nirmalasari untuk maju di Pilkada

“Yang bisa menguatkan saya saat ini adalah Allah, dan saya beruntung memiliki keluarga dan sahabat-sahabat seperti yang hadir saat ini,” katanya.

Adanya permohonan dari para relawan dan masyarakat yang menginginkannya untuk maju di Pilkada Subang 2018, Dewi Nirmalasari sangat memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap dukungan tersebut.

Permohonan untuk maju di Pilkada yang disampaikan secara langsung dihadapan Dewi Nirmasari dan pihak keluarga ini, tentunya harus dipikirkan dan didiskusikan kembali dengan pihak keluarga, karena untuk maju dalam Pilkada butuh mekanisme yang panjang.

“Permohonan ini tidak bisa saya jawab sekarang karena saya harus shalat istikharah dulu dan berdiskusi dengan orang tua. Insya Allah akan saya jawab secepatnya,” kata Dewi.

Dewi mengatakan, bagi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) mencalonkan diri pada Pilkada merupakan sebuah pilihan yang sulit karena tentunya harus mengundurkan diri. Oleh karena itu harus benar-benar dipikirkan dan didiskusikan dengan keluarga.

“Saya berpesan dalam kesempatan ini, jangan berpikir ketika saya mencalonkan saya banyak uang, saya tegaskan saya tidak punya banyak uang. Dan terakhir ketika memang harus melangkah, maka saya harus benar-benar serius karena, karena dimanapun saya berada semoga menjadi bermanfaat bagi orang Subang,” katanya.

Dewi Nirmalasari saat memberikan sambutan dalam acara buka bersama dengan para relawan yang tergabung dalam Inisiator Gerakan Foto Dewi Nirmalasari dan Tim Relawan Pengkaji Informasi Publik (TRPIP) serta beberapa tokoh pemuda dan masyarakat

Ayah Dewi Nirmalasari, H Dadang Suherlan mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir. Sebagai ayah dari Dewi Nirmalasari dirinya sangat merasa terharu karena banyak orang-orang baik yang memiliki gagasan untuk membangun Subang.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua yang hadir, saya sangat terharu, perasaan saya deg-degan. Saya berada diantara orang-orang yang hebat,” kata H Dadang Suherlan.

Dadang menceritakan bahwa apa yang dialami oleh menantunya saat memimpin Subang harus menjadi contoh. Oleh karena itu jika Dewi Nirmalasari setelah mendapat petunjuk dari Allah harus benar-benar disiapkan sifat amanah.

“Saya adalah orang yang pertama kali menangis dan meminta maaf kepada jamaah di mesjid saat menantu saya kena kasus. Saya merasa bersalah karena tidak bisa membingbing menantu saya, dan ini harus menjadi cermin untuk kita semua,” katanya.

Dari pengalaman hidup yang dialami keluarganya, Dadang bersama keluarga yang lainnya ingin bahwa Dewi Nirmalasari selalu bersama orang-orang yang baik, sehingga tidak ada pengaruh yang akan menjerumuskannya kepada hal yang munafik. Jangan sampai politik membuat Dewi Nirmalasari terjerumus seperti apa yang dialami oleh menantunya.

Ayah Dewi Nirmalasari, H Dadang Suherlan saat memberikan sambutan dalam acara buka bersama dengan para relawan yang tergabung dalam Inisiator Gerakan Foto Dewi Nirmalasari dan Tim Relawan Pengkaji Informasi Publik (TRPIP) serta beberapa tokoh pemuda dan masyarakat

Semua peristiwa yang dialami putrinya itu, harus dijadikan cermin. Politik bisa membut semua orang berubah, makadari itu dirinya takut. Apalagi banyak berita politik harus ada mahar, banyak yang ditipu relawan dan banyak hal lainnya. Sehingga membuat Dewi Nirmalasari harus berhati-hati.

Namun jika memang Dewi Nirmalasari diberi petnjuk oleh Allah untuk maju. Pesan Dadang kalau untuk bangsa dan negara berikan apapun. Dan semua kejadian yang dialaminya harus menjadi pembelajaran, ambil hikmahnya karena setelah ada kesulitan pasti ada kemudahan.

“Lihat dan contoh pemimpin yang baik, jangan ada yang masuk orang-orang munafik. Kalau mau jadi relawan jadilah relawan yang baik, kami tidak punya uang,” tegas Dadang.

Inisiator Gerakan Foto Dewi Nirmalasari, Dani Afgani menambahkan bahwa dukungan ini merupakan murni dari masyarakat untuk Dewi Nirmalasari. Dukungan berasal dari masyarakat dibeberapa kecamatan, mereka dengan suka rela membentangkan baliho memohon Dewi Nirmalasari untuk maju di Pilkada.

“Dari awal kami sudah mengatakan bahwa permohonan kami ini akan kami sampaikan secara langsung kepada ibu Dewi, dan hari ini merupakan waktu yang tepat. Apapun keputusan yang diambil ibu Dewi, itu semua yang terbaik dan kami semua mendukung ibu,” kata Dani Afgani.

Comments

Redaksi: Jl. R.A. Kartini No 8A Kabupaten Subang, Jawa Barat 41285

Tlp: (0260) 4240904 atau SMS/WA: 085 224 950 462 - Email: redaksi[@]mediajabar.com

© MEDIAJABAR.com - 2016. MEDIAJABAR.com tidak bertanggung jawab atas berita dari situs luar

To Top