Politik

KPUD Subang Rekrut Calon Anggota PPK dan PPS Mulai 12 Oktober

Ketua KPUD Subang Maman Suparman

SUBANG – Menjelang Pilkada Serentak 2018, Komisi Pemilihan Umun Daerah (KPUD) Subang segera merekrut ratusan tenaga Adhoc panitia pemungutan suara (PPS) atau panitia pemilihan kecamatan (PPK).

Ketua KPUD Subang Maman Suaprman mengatakan, untuk jadwal rekrutmen tenaga adhoc itu akan dimulai pada 12 Oktober hingga 3 November mendatang. Dirinya meminta semua masyarakat ikut mendaftar, agar nantinya masyarakat ikut ambil bagian dalam proses Pilkada.

“Iya, diharapkan banyak warga masyarakat mendaftar sebagai anggota PPK, PPS domisili masing-masing. Supaya nantinya masyarakat ikut ambil bagian dalam Pilkada,” kata Maman Suparman kepada Mediajabar.com, Jumat (6/10/2017).

Maman mengatakan untuk di Subang, jumlah PPK yang dibutuhkan sebanyak 150 orang sementara untuk PPS sebanyak 759 orang. Mereka yang akan mendaftar dan membutuhkan informasi tinggal datang saja ke kantor KPUD Subang.

“Dari persyaratan, tahun ini cenderung lebih sederhana dibanding sebeelumnya. Sekarang batas minimal usia dari 17 tahun, sebelumnya 25 tahun. Jumlah personalitas sekarang perkecamatan lima orang. Jadi kita harapkan masyarakat banayak yang mendaftar,” katanya.

Maman berharap dengan pelaksanaan rekrutmen PPK dan PPS ini bisa melahirkan PPK dan PPS yang lebih kredibel dan mumpuni. Sebab, pada pelaksaaan Pilkada nanti, tidak hanya Pemilihan Bupati (Pilbup), tapi Pemilihan Gubernur (Pilgub).

“Iya, untuk di Subang, nantikan Pilbup itu berbarengan dengan Pilgub. Jadi tugas mereka itu sangat berat, maka kita inginnya anggota PPK dan PPS itu benar-benar kredibel,” pungkasnya.

Seperti diketahui, untuk di Jawa Barat proses rekruitmen anggota PPK dan PPS serentak dilakukan di 16 kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada pada 2018 mendatang.

Comments

Redaksi: Jl. R.A. Kartini No 8A Kabupaten Subang, Jawa Barat 41285

Tlp: (0260) 4240904 atau SMS/WA: 085 224 950 462 - Email: redaksi[@]mediajabar.com

© MEDIAJABAR.com - 2016. MEDIAJABAR.com tidak bertanggung jawab atas berita dari situs luar

To Top