Politik

Niko Rinaldo: Tahun Anyar, Optimis Sambut Pemimpin Subang Anyar

Niko Rinaldo

SUBANG – Gegap gempita menyambut tahun baru sudah mulai terasa. Tahun baru selalu ditandai dengan harapan baru, baik tentang karier, rezeki maupun jodoh. Begitupun masyarakat Subang menyambut tahun baru 2018 dengan penuh suka cita.

Menurut Sekretaris DPC Taruna Merah Putih (TMP) Subang Niko Rinaldo:, tahun 2018 merupakan tahun yang menentukan bagi masyarakat Subang, karena pada tahun tersebut bertepatan dengan digelarnya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Subang.

“Tahun 2018 adalah momentum masyarakat Subang dengan sadar kembali menentukan pilihannya kepada siapa harapannya selama 5 tahun kedepan diamanatkan,” kata Niko Rinaldo kepada Mediajabar.com, Jumat (29/12/2017).

Niko mengajak masyarakat Subang bukan hanya menyambut tahun baru 2018 dengan menyiapkan resolusi baru saja, Tapi masyarakat harus ikut juga berpartisipasi dalam Pilkada di tahun 2018, hal tersebut tentunya untuk menetukan pemimpin Subang yang baru.

“Lebih dari itu Pilkada yang digelar harus menghasilkan Bupati/Wakil Bupati Subang yang mampu mewujudkan cita-cita dan berpihak terhadap kepentingan masyarakat Subang,” katanya.

“Insya Allah, Tahun Anyar optimis menyambut pemimpin Subang Anyar,” tambah Niko.

Untuk memberi gambaran kepada masyarakat, Niko mengungkapkan hasil survei internal yang dilakukan pihaknya bekerjasama dengan lembaga survei nasional yang kredibel pada periode 12-16 Desember 2017, Secara garis besar memang masyarakat Subang menginginkan pemimpin baru yang benar-benar bersih.

Hasil survei tersebut yakni 76 persen mayoritas masyarakat Subang menginginkan adanya perubahan pada arah pembangunan Subang untuk 5 tahun mendatang, 56.3 persen mayoritas masyarakat Subang menilai Bupati Subang telah gagal di bidang ekonomi dan 71.3 persen mayoritas masyarakat Subang menginginkan Bupati/Wakil Bupati yang memiliki rekam jejak bersih dari korupsi.

“Kami optimis, 3 point penting tersebut sama dengan harapan mayoritas masyarakat yang menginginkan Subang Anyar, bupatina kudu Anyar,” pungkasnya.

Comments
To Top