Teknologi

Apa yang Bisa Diandalkan dari Ponsel Pintar Merek BlackBerry

Pernah memiliki ponsel pintal merek BlackBerry? Kalau pernah berarti Anda bisa merasakan bagaimana gembranya bisa berkirim pesan memakai aplikasi BlackBerry Messenger (BBM). Sekarang masa keemasan BBM sudah mulai memudar, diganti oleh aplikasi lain yang lebih ciamik.

Sekarang sudah jarang kita lihat orang-orang menggunakan ponsel BlackBerry. Mungkin karena kalah inovasi sama ponsel berbasis android harga murah dengan sejuta fitur menarik. Pasti kebanyakan orang lebih memilih ponsel berbasis android dengan harga murah seperti Xiaomi, atau jika memiliki uang berlebih bisa beli Samsung.

Oke, sekarang sudah muncul ponsel BlackBerry berbasis android, dengan ponsel BlackBerry berbasis android, selain bisa BBM, Anda juga bisa memasang aplikasi lain yang bisa diunduh di Google Play Store. Oh, iya, dengan menggunakan fitur android, BlackBerry sekarang bisa dipakai buat WhatsApp-an. Tidak seperti BlackBerry jadul, aplikasi WhatsApp sudah tidak lagi kompatibel diponsel itu.

Sejumlah ponsel BlackBerry yang sudah tidak lagi bisa menggunakan WhatsApp semisal Blackberry 8330 atau yang tidak begitu jadul Blackberry Onyx yang mengandalkan touch-sensitive optical trackpad dan antarmuka OS. Aplikasi WhatsApp tidak lagi kompatibel. Pihak WhatsApp sudah jauh-jauh hari memberi pemberitahuan.

Jadi jikalau masih ingin memiliki ponsel BlackBerry, namun ingin tetap merasakan berkirim pesan menggunakan aplikasi berkirim pesan yang sedang hits saat ini yakni WhatsApp, pilihannya satu. Beli ponsel BlackBerry berbasis android semisal BlackBerry Aurora atau BlackBerry Keyone.

Tapi dikembalikan lagi kepada kemapuan masing-masing, apakah ingin memaksakan membeli BlackBerry dengan harga lumayan, atau ponsel sejenis merek lain dengan fitur beragam, namun harga sangat terjangkau. Salah satu merek yang terbilang murah adalah Xiaomi. Dilihat dari jeroan ponsel BlackBerry yang aduhay dengan harga selangit, ternyata banyak ponsel sejenis yang sama-sama aduhay dengan harga murah. Pilihan ada ditangan Anda.

Saat ini merek BlackBerry mulai meredup, beragam keluaran terbaru dengan berbasis android tidak membuat ponsel ini naik daun kembali. Ponsel BlackBerry tetap tidak laku, mungkin salah satu faktornya adalah BlackBerry terlalu mahal.

Saya sendiri berpikir ulang jika ingin membeli ponsel BlackBerry, semisal BlackBerry Aurora yang memiliki harga diatas Rp 3 juta saat pertama kali diluncurkan. Saya lebih baik menunggu sejenak, sampai ponsel itu turun harga, namun saat BlackBerry Aurora turun harga ada merek lain yang baru keluar harganya sudah miring. Iya, itu adalah ponsel Xiaomi.

Dengan harga dibawah Rp 2 juta saya sudah bisa membawa pulang ponsel dengan kwalitas yang sama dengan BlackBerry memiliki RAM tinggi, kwalitas foto lumayan, dan yang paling aduhay saya bisa menggunakan aplikasi android sesuka hati yang saya unduh dari Google Play Store.

Kalaupun saya tetap membeli BlackBerry mungkin sama saja. Namun situasi di Indonesia beda, harga menentukan segalanya. Jika produk murah, bisa laku keras. Mungkin dulu BlackBerry bisa laku karena beda jaman, saat itu internet belum begitu tenar. Masih jarang orang yang menulis review seputar gadget, jadi tidak ada referensi. Sekarang kebanyakan referensi, jadi kalau ada yang lebih aduhay dan murah buat apa beli yang mahal. Toh pungsinya sama saja, selain buat SMS, telpon dan main Facebook, ya digunakan untuk selfie.

Comments
To Top