Daerah

Antisipasi Kecelakaan, Dishub dan Polres Gelar Ramp Check di Terminal Subang

SUBANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Subang bersama Polres Subang dengan dibantu oleh petugas dari Direktorat Hubdar Kemenhub menggelar inspeksi angkutan umum (ramp check) di Terminal Subang, Minggu (18/2/2018).

Kegiatan ramp check dilakukan untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya kecelakaan. Selain dilaksanakan di Terminal Subang, ramp check juga dilaksanakan di areal parkir kendaraan obyek wisata di Sari Ater, Subang.

Dari pantuan, sejumlah kendaraan Bus yang melewati Terminal Subang dan berada di areal Parkir Sari Ater terlihat satu persati diperiksa oleh petugas.

“Kami tidak mau kecolongan dan tidak akan main-main dengan keselamatan penumpang sehingga kondisi kendaraan umum harus prima,” kata Kepala Dishub Kabupaten Subang, Rona Mairansyah.

Ia menyebutkan, ramp check sebenarnya pemeriksaan rutin setiap bulan untuk memastikan kelaikan dan keselamatan serta memastikan kendaraan umum memenuhi segala peraturan tentang kelaikannya.

Pihaknya sudah beberapa kali melakukan pemeriksaan bersama Polres Subang termasuk parkiran obyek Wisata Air Panas PT Sari Ater.

“Kalau di sini mengawali tahun 2018 dan sejak Sabtu dan Minggu siang ini ada lebih dari 50 bus dan ada yang terpaksa harus diperbaiki dan diganti baudnya setelah diperiksa oleh petugas kita,” jelas Rona.

Hal ini dibenarkan Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni melalui Kasatlantas, AKP Bhudi Hendratno didampingi Kanitdiyaksa, Iptu Ikin Sodikin. Dari 50 bus yang diperiksa 15 di antaranya dilakukan penilangan karena terkait dengan kelengkapan surat-surat.

“Untuk hari pertama, Sabtu sebanyak 30 bus diperiksa dan 9 ditilang, sedangkan hari Minggu ini sebanyak 20 bus dan 6 ditilang terkait kelengkapan surat-surat,” jelas AKP Bhudi.

Selain memeriksa SIM Umum, STNK, Buku Uji, Kartu Pengawasan juga sistem penerangan, pengereman, kaca depan, ban depan belakang, sabuk keselamatan pengemudi, serta penunjang berupa pengukur kecepatan, kaca spion, klakson, wiper, kesesuaian kapasitas tempat duduk dengan buku uji, perlengkapan kendaraan dan fasilitas tanggap darurat. Satlantas pun membawa boneka promoter lantas untuk sosialisasi.

“Pokoknya masyarakat diimbau tidak menggunakan fasilitas bus umum yang kondisinya kurang baik. Masyarakat harus berani menegor pengemudi bus yang ugal-ugalan atau segera melapor ke kantor polisi terdekat,” katanya.

Comments
To Top