Daerah

Bom Meledak di Hotel Betha Subang

SUBANG – Puluhan pengunjung Hotel Betha Subang disandra teroris. Para teroris tersebut sempat menembak mati 1 orang pengunjung hotel Betha dan meledakan sebuah bom di kamar hotel dilantai 5 serta 1 unit mobil di depan lobby hotel juga diledakan. Kamis (9/8/2018).

Para teroris yang menyandera puluhan pengunjung hotel tersebut menuntut pihak kepolisian agar membebaskan rekannya sesama teroris yang di tahan di Nusakambangan.

Tak mau korban semakin banyak, Satuan pengamanan dari satuan Anti Teror, Jibom, Gegana, Rider mampu meningkar kawasan hotel Betha melalui darat dan udara.

Dua Hellicopter Polisi menerjunkan 4 personil anti teror dari udara tepat diatas hotel Betha dan langsung memecahkan kaca lantai atas hotel tersebut, sementara di bawah belasan pasukan anti teror berhasil memasuki lobby hotel dengan memecahkan kaca lobby hotel.

Setelah seluruh pasukan anti teror berhasil memasuki lobby hotel, Semua sandera berhasil diamankan. Di dalam lobby hotel terjadi aksi baku tembak, suara tembakan tiada henti hingga akhirnya dua orang teroris berhasil ditembak mati, 1 orang teroris lainnya berhasil dilumpuhkan.

Seluruh sandera akhirnya berhasil diselamatkan dan langsung dievakuasi memuju rumah sakit. Polisi dari satuan Inavis langsung melakukan identifikasi serta mengevakuasi korban dan kendaraan yang menjadi korban ledakan bom.

Peristiwa penyandraan puluhan pengunjung hotel Betha Subang oleh teroris tersebut merupakan bagian dari simulasi pengamanan Asian Games 2018 khususnya di wilayah Kabupaten Subang.

Hotel Betha Subang sendiri merupakan salah satu tempat menginap para atlit dan official cabang olahraga Sepeda Asian Games yang akan berlaga di Subang.

Acara simulasi pengamanan Asian Games 2018 di Kabupaten Subang juga di hadiri oleh ketua Inasgoc, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung M, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, dan seluruh Kapolres Sejabar, serta ribuan pasukan gabungan pengamanan Asian Games 2018.

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung M mengatakan simulasi ini bagian dari pengamanan Asian Games 2018.

“Jika terjadi aksi terorisme disaat pelaksanaan Asian Games khususnya di Subang, kita akan melakukan tindakan tegas seperti yang diperagakan dalam simulasi ini,” kata Kapolda.

Pihaknya berharap kejadian dalam simalusi ini tidak terjadi saat pelaksanaan Asian Games dan menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama ikut mensukseskan dan mengamankan jalannya Asian Games.

Untuk pengamanan Asian Games 2018 diseluruh lokasi tempat pelaksanaan Asian Games di Jabar. Polda jabar menerjunkan 8.830 personil sementara dari Kodam 1.451 personil.

Comments
To Top