Daerah

Ini Pesan Moral Prasasti di Taman Telur Sumedang

Warga melintas di taman telur Sumedang/M.Ridwan

SUMEDANG – Inilah Kalimat yang tertulis pada prasasti Taman Endog (Taman Telur) yang terletak di pusat kota Sumedang. Setelah sebelumnya semua bangunan kumuh dibongkar taman Endog kini “Bengras” Terlihat jelas dari 4 ujung. Namun demikian belum ada tanda-tanda pembenahan taman ini lebih lanjut, bekas tembok dan bangunan liar masih terlihat, Replika telur terlihat masih berkarat. Disekeliling parkiran banyak pedagang yang disambangi pengunjung atau warga yang sengaja berbelanja.

Seorang pedagang bahkan mengungkapkan, ” asalnya ya kumuh karena banyak jongko pedagang mengelilingi Taman Endog, berharap kedepan bisa lebih asri dan lebih ramai,” ungkapnya, Selasa (13/03/2018).

Inilah kalimat tertulis dalam prasasti te4sebut “Sumedang Tandang Nyandang Kahayang, Pembangunan berbagai sendi kehidupan adalah milik kita, Roda kehidupan terus berputar, yang terlahir demi pembangunan, menempuh perjalanan panjang, pembangunan takkan pernah berhenti, kehati-hatian itu adalah kata hati kita, langkah kitalah yang menopang gerak pembangunan, keberhasilanpun sempat kita jelang, tapi perlu kita jaga “Lir ibarat nanggeuy endog bebereumna”.

Prasasti yang ditandatangani Bupati Sumedang Drs. H.Sutardja Tahun 1991 ini memperlihatkan perjalanan pembangunan “Kota Tahu” dibelantara zaman, kalimat penuh makna menjelang Pilkada Serentak 2018 yang siap menyambut Bupati Sumedang Baru 2018-2023. Akankah Bupati Sumedang berikut mampu mengejawantah kalimat di prasasti tersebut,” Keberhasilanpun Sempat Kita Jelang, Lir ibarat nanggeuy endog bebereumnan”.*

Comments

Redaksi: KP. Sukarandeg RT 07/04 Desa Gunungsari Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang, Jawa Barat 41252

Kontak: redaksi[@]mediajabar.com

© MEDIAJABAR.com - PT Indowarta Xpress Media

To Top