Daerah

Mahasiswa Tuding KPU Subang Tidak Beres

SUBANG – Sejumlah mahasiwa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kabupaten Subang (HIMKAS) melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor KPU Kabupaten Subang, Senin (12/3/2018).

Massa HIMKAS dalam aksinya membawa sejumlah tuntutan, diantaranya tolak money politik, jaga intergritas pelaksanaan dan pengawas Pemilu, selanjutnya KPU dan Panwaslu didesak harus profesional, independen dan proposonal.

“KPU harus tegas dalam menegakan aturan pemilu yang berlaku,” tegas Ketua HIMKAS Ahmad Dulaibad.

Dalam aksinya, HIMKAS menyalakan penyelenggara pemilu yang sudah dua kali menghasilkan pemimpin yang bermasalah dengan hukum.

Selama ini sudah dua kali berturut turut-turut calon yang dinyatakan tidak bermasalah oleh KPU dan Panwaslu bermasalah. Sehingga menimbulkan pertanyaan terkait kinerja kedua lembaga tersebut.

“Ada sesuatu yang tidak beres di KPU Subang. Kita akan terus mengawal demokrasi yang kita cita-citakan ini sehingga bisa berjalan baik,” katanya.

Massa HIMKAS menuntut kepada KPU untuk melaksanakan tugasnya dengan benar. “Kami tidak pernah mendengar ada pelanggaran pemilih, tapi setelah menjabat selalu bermasalah dengan hukum,” katanya.

Massa HIMKAS juga menyuarakan beberapa tuntutan lain, seperti Panwaslu harus menindak tegas pelaku politik uang, pratek mahar Politik, penyebar isu hoaks, sara dan pelaku kampanye hitam, reformasi birokrasi semua lembaga yang terindikasi melakukan praktek-praktek penyelewengan dalam pelaksanaan pemilukada.

“KPU harus akurat dalam menentukan daftar pemilih tetap (DPT). Kita juga mengajak seluruh masyarakat rakyat Subang untuk menolak politik uang, praktek mahar politik, penyebar isu sara dan pelaku kampanye hitam,” katanya.

Ketua KPU Subang Maman Suparman saat menerima perwakilan massa HIMKAS mengucapkan selamat datang kepada HIMKAS. Aksi ini merupakan bentuk otokritik kepada KPU.

“Selamat datang di Subang kepada HIMKAS, menurut saya ini bukan tuntutan, tapi support kepada penyelenggaran negara,” kata Maman.

Dalam kesempatan itu, Maman menegaskan bahwa KPU akan melaksanakan tugasnya sesuai dengan mekanisme dan aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Ini menyemangati kami di KPU, kami dan kawan-kawan tidak tabu dengan kritik. Kita terus menjalin komunikasi dengan semua pihak. Telekomunikasi tidak pernah berhenti, handphone saya selama 24 jam tidak pernah mati,” katanya.

Dalam aksinya, massa HIMKAS diterima langsung oleh Ketua KPU Subang didampingi salah satu Komisioner Ahmad Koncara, Komisioner Panwaslu Subang Budi Santoso dan mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian.

Sepeti diketahui, sebelum melakukan aksi di depan kantor KPU Subang, massa HIMKAS telah melakukan aksi di depan Gedung DPRD Subang untuk menyuarakan hal yang sama. Di DPRD, massa HIMKAS diterima oleh Ketua DPRD Beni Rudiono.

Comments

Redaksi: KP. Sukarandeg RT 07/04 Desa Gunungsari Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang, Jawa Barat 41252

Kontak: redaksi[@]mediajabar.com

© MEDIAJABAR.com - PT Indowarta Xpress Media

To Top