Daerah

Rumah Tersangka Pembuat Miras Oplosan Punya Bungker Khusus

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto Gelar Konperensi Pers

BANDUNG – Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mendatangi dan mengecek rumah SS di Jalan Bypass No. 40 Kampung Bojong Asih Desa Cicalengka Wetan kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, tersangka pembuat miras oplosan dan melakukan konperensi Pers terkait pengungkapan kasus pembuatan miras oplosan tersebut. Dalam kegiatan yang berlangsung kemarin, Kamis siang, (12/04/2018).

Kegiatan ini dihadiri Bupati kabupaten Bandung H. Dadang Naser dan segenap jajaran kepolisian dan unsur TNI serta Muspika kecamatan Cicalengka dalam pengungkapan kasus pembuatan miras oplosan yang mengakibatkan jatuhnya korban meninggal dunia.

Pada Pukul 13.00 wib, Kapolda Jabar tiba di lokasi, selanjutnya melaksanakan pengecekan sekaligus memasuki ruangan bangker ukuran 25 m2 dengan tinggi 3.5 m yang terletak dibelakang rumah yang dijadikan tempat pembuatan miras.

Dalam penyampaian pernyataanya Pukul 13.10 wib, Kapolda Jabar mengatakan,” Rumah ini merupakan tempat yang dijadikan pembuatan miras yang mana lokasinya berada dibelakang rumah berupa bungker berukuran 25 m2 dengan tinggi 3.5 m, dilihat dari kontruksi bungker para pelaku merupakan pamain yang sudah profesional,” ungkapnya.

Sementara mengenai modus para pelaku dengan meracik miras dengan bahan antara lain Air mineral merk Minola, zat pewarna merk Red Bel, Alkohol dan dalam sehari dapat memproduksi miras sebanyak 2 dus.

Korban Miras sendiri di wilayah hukum Polda Jabar sampai saat ini yang meninggal sebanyak 58 org, khusus wilayah Cicalengka sebanyak 41 org sementara 17 lainnya tersebar di kota Bandung, Sukabumi dan Cianjur.

Dalam kesempatan tersebut diketahui jika rumah yang dijadikan pabrik peracikan ini beroperasi sejak tahun 2017 dengan pemasaran daerah cicalengka, nagreg, gedebage dan cileunyi adapun pelaku sampai dengan saat ini sudah diamankan sebanyak 2 orang atas nama HM istri DPO SS, ZS penjual, para pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak berwajib. Kapolda juga menjelaskan hingga saat ini tidak ditemukan keterlibatan oknum anggota TNI.

Comments
To Top