Daerah

Sari Ater Layak Jadi Ikon Wisata Jawa Barat

SUBANG – Obyek wisata pemandian ari panas Sari Ater yang berada di Kecamatan Ciater, Subang merupakan salah satu tempat yang layak untuk menjadi ikon wisata Jawa Barat.

Apalagi saat ini, obyek wisata yang dikelola oleh PT Sari Ater Hotel & Resort itu sudah menjadi salah satu tujuan wisata, baik wisatwan lokal maupun mancanegara.

“Sampai saat ini, tercatat ada 58 negera yang datang kesini. Tentunya akan semakin bertambah karena kita selalu melakukan upgrade dengan promosi,” kata General Manager PT Sari Ater Hotel & Resort, Defrido Reflianto didampingi Public Relation Manager H. Yuki Azuania saat menggelar silaturahmi dengan insan pers di Domas Sari Ater Hotel & Resort, Rabu (7/3/2018).

Apalagi dengan adanya tol Cipali dan selesainya bandara Kertajati, tentunya akan membuat akses menuju Sari Ater semakin mudah. Sehingga tentunya akan menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegera.

“Sari Ater bisa menjadi ikon Jawa Barat, dengan adanya Kertajati akan memudahkan akses ke Sari Ater,” tambah Defrido.

Selain itu, obyek wisata andalan Kabupaten Subang ini dinilai memiliki air belerang yang sangat bagus. Hal tersebut sudah diakui oleh wisatawan mancanegara yang sudah berkunjung.

“Semalam saya ngobrol sama wisatawan dari Arab, Swiss, dan beberapa waisatawan lainnya, ternyata mereka megakui bahwa air belerang kita lebih baik dan paling bagus, dengan suhu 44 derajat standar dan stabil,” katanya.

Untuk penanganan jika terjadi hal yang tidak diinginkan, Sari Ater memastikan pihaknya sudah memiliki standar keselamatan kelas VIP. “Kita juga pastikan, pasca terjadinya laka di Tanjakan Emen, saat ini Sari ater tetap aman tidak ada masalah,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parpora) Subang H.Ahmad Sobari membenarkan kalau Sari Ater telah mendunia dan merupakan obyek wisata andalan kabupaten. “Program prioritas tahun ini mengembangkan desa desa wisata di sekitarnya sebagai penopang,” jelasnya.

Apalagi adanya perkembangan sarana infrastruktur jalan tol yang terus dibangun. Apalagi bandara Kertajati dan Patimban akan sangat berdampak terhadap dunia wisata. “Kita terus dorong instansi lain untuk menata dan membangun sarana dan prasarana. Termasuk pembangunan jalan lingkar di jalancagak,” katanya.

Dalam silaturahmi HUT Sari Ater ke-44 tahun dengan insan pers itu, terlihat hadir pula Kasat Lantas Polres Subang AKP Budhi, perwakilan Dinas Perhubunagn (Dishub) dan unsur muspika Kecamatan Ciataer.

Selain silaturahmi dan tanya jawab, dalam kesempatan itu, pihak Sari Ater juga mengajak insan pers dan undangan yang hadir untuk mengunjungi lokasi kecelakaan di Tanjakan Emen yang menewaskan 27 orang. Tujuannya untuk memastikan bahwa jalan menju Sari Ater aman.

Comments

Redaksi: KP. Sukarandeg RT 07/04 Desa Gunungsari Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang, Jawa Barat 41252

Kontak: redaksi[@]mediajabar.com

© MEDIAJABAR.com - PT Indowarta Xpress Media

To Top