Daerah

Udin Terpilih Jadi Ketua Umum KAYAS

SUBANG – Udin S.Sos,I M.Pd secara resmi terpilih menjadi pemimpin Keluarga Alumni Yogyakarta Asal Subang (KAYAS) selama 3 tahun kedepan.

Keputusan tersebut merupakan hasil dari Silaturahmi dan Musyawarah Besar ke-I KAYAS yang dilaksanakan di GOR Desa Rancasari, Sabtu (7/7/2018).

Dalam kesempatan itu, Udin tak terbendung meraup suara tertinggi, setelah sebelumnya memunculkan 18 kandidat calon Ketua KAYAS.

Selain dihadiri oleh alumni dan senior-senior lulusan Yogyakarta, silaturahmi dan musyawarah juga dihadiri oleh Kolonel (purn) Sutarno serta Ketua DPRD Beni Rudiono.

Musyawarah sendiri berlangsung terbuka dan alot. Puncaknya, dalam mekanisme pemilihan ketua, naluri-naluri intelektualitas serta adu argumen para alumni Yogyakarta dari berbagai generasi ini terus menerus berlangsung dan berjalan dinamis.

Hingga pada akhirnya, terpilih Udin lulusan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memimpin KAYAS dalam 3 tahun kedepan.

Pasca terpilih, Udin mengatakan bahwa sejak awal dirinya sama sekali tidak berminat dan bahkan tidak sedikitpun menyangka bahwa ia yang akan terpilih menjadi Ketua KAYAS.

“Saya memang dari awal tidak minat tapi Insyallah saya akan berusaha maksimal untuk KAYAS,” katanya.

Udin mengatakan bahwa ia terlebih dahulu akan melakukan pembentukan pengurus selama 14 hari kedepan sebelum melakukan banyak hal. Sebab, rekomendasi tersebut merupakan amanat dari Musyawarah Besar tersebut.

Ia juga berharap mampu membuat solid alumni-alumni Yogyakarta yang jumlahnya ratusan dan tersebar di Subang. Selain itu, ia juga berharap kedepannya mampu untuk menyatukan alumni dari berbagai macam latar belakang profesi untuk berkiprah membangun Subang.

“Kedepannya semoga kita bisa membuat jejaring dan memanfaatkan berbagai macam profesi dari lulusan jogja yang di Subang yang bisa membangung KAYAS juga Subang,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Beni Rudiono yang hadir dalam musywarah sempat mengingat-ingat masa ketika dirinya bersama tim relawan dari Subang, IPMKS serta alumninya ketika terjadi erupsi Gunung Merapi pada 2010.

“Waktu itu sangat membekas buat saya, meski dengan segala kejadian yang tak diduga, Subang waktu itu datang tidak hanya memberi bantuan terus pulang, tapi kita bikin Posko disana, dan itu sungguh membekas,” ujar Beni

Dalam kesempatan itu pula, Beni berharap ikatan silaturahmi dengan mahasiswa maupun alumni yang melakukan studi di Yogyakarta bisa terus berlangsung. Ia juga berharap dengan adanya Mubes ini, para alumninya bisa turut memberikan hal positif bagi Subang.

“Saya tunggu kontribusinya bagi Subang,” tandasnya.

Pasca agenda silaturahmi dan musyawarah selesai, kegiatan langsung dilanjutkan dengan bakti sosial membagikan nasi bungkus pada warga disekitaran Desa Rancasari dan pengguna jalan guna.

Ketua Panitia Wardani mengatakan bahwa kegiatan musyawarah dan silaturahmi serta pembagian nasi bungkus semoga memberikan berkah bagi kepengurusan KAYAS kedepan.

“Semoga berkah untuk kita dan kepengurusan KAYAS kedepan,” tutupnya.

Comments
To Top