Hukum

KPK Periksa Bupati Subang Sebagai Tersangka Suap

JAKARTA – Kasus dugaan suap yang melibatkan Bupati Subang non aktif Hj. Imas Aryumningsih terus bergulir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memeriksa Imas sebagai tersangka kasus suap.

Dalam pemeriksaan perdana setelah ditetapkan menjadi tersangka itu, Imas dimintai keterangan terkait dugaan suap pengurusan perizinan di Pemerintah Kabupaten Subang.

Selain Imas, KPK juga memeriksa Miftahhudin dan Darta serta Kepala Bidang Perizinan DPMPTSP Kabupaten Subang Asep Santika yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

“Plt Bupati Subang diperiksa sebagai tersangka,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (1/3/2018).

Dalam operasi penangkapan mereka, tim KPK mengamankan barang bukti berupa uang Rp 337,3 juta beserta dokumen bukti penyerahan uang.

KPK menduga Imas bersama-sama beberapa pihak menerima hadiah senilai Rp 1,4 miliar dari swasta atau pengusaha terkait pengurusan perizinan di lingkungan Pemkab Subang yang diajukan dua perusahaan, yaitu PT ASP dan PT PBM.

Perusahaan-perusahaan itu menyuap para pejabat agar mendapat izin membangun pabrik atau tempat usaha di Subang.

Pemberian suap kepada pejabat Subang dilakukan pengusaha dengan perantara orang-orang dekat Bupati yang bertindak sebagai pengumpul dana.

Komitmen “ongkos” awal antara pemberi dengan perantara diduga Rp4,5 miliar sedangkan komitmen “biaya”antara Bupati ke perantara adalah Rp1,5 miliar.

KPK menduga Imas telah melakukan delapan kali transaksi suap terkait pengurusan perizinan di Pemerintah Kabupaten Subang.

Dalam hal ini Imas Aryumningsih, Darta, dan Asep Santika ditetapkan sebagai tersangka penerima suap, sementara Miftahhudin merupakan tersangka pemberi suap.

Comments

Redaksi: KP. Sukarandeg RT 07/04 Desa Gunungsari Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang, Jawa Barat 41252

Kontak: redaksi[@]mediajabar.com

© MEDIAJABAR.com - PT Indowarta Xpress Media

To Top