Hukum

Polisi Tangkap Peracik dan Penjual Oli Palsu di Subang

SUBANG – Jajaran Reskrim Polres Subang berhasil menangkap seorang pelaku peracik dan penjual minyak pelumas atau oli palsu berinisial YA (44) bersama sejumlah barang bukti oli palsu dalam drum dan yang sudah dikemas dengan merek terkenal.

Polisi melakukan penangkapan terhadap tersangka setelah sebelumnya mendapat laporan dari masyarakat. Kemudian pada Sabtu (24/2/2018) langsung melakukan penggerebekan di rumah tersangka yang berada di Kampung Pasirmahi Desa Kosar Kecamatan Cipendeuy, Subang.

“Iya, tersangka memproduksi oli dengan jenis tertentu yang sudah terkenal dan laku dipasaran dengan mengunakan oli curah tanpa merek,” kata Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni didampingi Kasat Reskim AKP Moch Ilyas dan Kasubag Humas AKP Udi Sahudi saat konferensi pers di Mapolres Subang.

Kapolres mengatakan, tersangka sudah menjual beberapa oli hasil racikannya itu kesejumlah daerah. Oli produksi rumahan ini bisa laku di pasaran karena mendompleng merek oli terkenal yang ada di Indonesia.

“Menurut keterangan tersangka, mereka memasarkan oli-oli racikannya kesejumlah darah. Tersangka tidak mengakui telah menjualnya di wilayah Subang,” katanya.

Sejumlah barang bukti yang diamankan polisi diantaranya 8.232 botol oli dengan merek Yamalube Matik Motor Oil ukuran 0,8 liter, 3.312 botol oli merek Yamalube Gear Motor Oil ukuran 100 ml, 96 botol oli merek Yamalube Gear Oil ukuran 140 ml.

Selanjutnya 1.285 botol kosong berikut tutupnya, dari merek oli Yamalube, Pertamina Enduro 47 Racing dalam kondisi baru, 410 buah doos kemasan oli berlabel PT Pertamina Lubricant kondisi baru.

Lalu 14 drum oli curah tanpa merek, 11 buah drum kosong bekas oli curah tanpa merek, ratusan lembar stiker label oli merek Pertamina Enduro 4T Racing, dan peralatan atau perlengkapan produksi seperi mesin packing, mesin air, tong, selang, corong, setrikaan, solder, gunting, lem dan beberapa perlengkapan lainnya.

Dalam perkara ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap tersangka lainnya yang menyuplai bahan baku dan perlengkapan produksi berikut biaya operasional selama produksi oli rumahan itu berjalan.

“Kasus ini masih dalam pengembangan, dan kita masih melakukan pencarian terhadap tersangka lainnya,” kata Kapolres.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka terancam dijerat pasal 62 ayat 1 Jo. Pasal 8 ayat 1 huruf (d) UURI No.08 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun

Serta pasal 120 ayat 1 Jo. Pasal 53 ayat 1 UURI No. 03 tahun 2014 tenang Perindustrian, dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun, dan Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUH Pidana.

Comments

Redaksi: KP. Sukarandeg RT 07/04 Desa Gunungsari Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang, Jawa Barat 41252

Kontak: redaksi[@]mediajabar.com

© MEDIAJABAR.com - PT Indowarta Xpress Media

To Top