Nasional

Edan, Samadikun Kembalikan Uang Negara Rp 87 Miliar Secara Tunai

JAKARTA – Masih ingat dengan Samadikun Hartono yang merupakan tersangka kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Setelah melarikan diri ke luar negeri akhirnya Samadikun berhasil dibawa pulang ke Jakarta.

Tersangka yang divonis empat tahun penjara karena penyalagunaaan dana BLBI sebesar Rp169,4 miliar itu, saat pulang ke tanah air, dirinya membuat kejutan dengan mengembalikan uang negara yang ia korupsi secara tunai.

Uang yang dikembalikan ke negara tidak sedikit, yakni Rp 87 miliar, uang sebesar itu dikembalikan Samadikun kepada kas negara melalui Bank Mandiri.

“Saya selaku Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, secara resmi menyerahkan uang pengganti dari terpidana Samadikun Hartono sebesar Rp87 miliar ke Bank Mandiri untuk disetorkan ke kas negara,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Tonny Tubagus Spontana seperti dikutip dari Sayangi.com, Kamis (17/5/2918).

Ia menjelaskan uang pengganti oleh terpidana BLBI Samadikun Hartono itu dilakukan sebanyak empat kali atau dicicil, yakni, pertama Rp 40 miliar, kedua Rp 41 miliar, ketiga Rp 1 miliar dan keempat Rp87 miliar. “Itu merupakan total uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 169,4 miliar,” katanya.

Karena itu, ia mengimbau narapidana kasus korupsi lainnya agar melaksanakan perintah putusan hakim tersebut. “Momentum ini juga ditujukan bagi terpidana yang lainnya. Hendaknya melaksanakan pembayaran kepada negara. Jika tidak kami akan bertindak tegas,” katanya.

Seiring lunasnya pembayaran uang pengganti itu, maka pihaknya juga akan mengembalikan barang-barang milik Samadikun Hartono yang telah disita.

Sementara itu Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Nirwan Nawawi menambahkan, pembayaran uang pengganti yang tersebut, dilakukan melalui transfer Bank Mandiri.

“Ditransfer oleh pihak Samadikun melalui bank Mandiri. Makanya hari ini kami ke Bank Mandiri untuk memastikan serah terima uang pengganti,” katanya.

Pengadilan memvonis Samadikun dengan hukuman empat tahun penjara karena penyalagunaaan dana BLBI sebesar Rp169,4 miliar itu. Namun Samadikun Hartono sempat buron setelah Mahkamah Agung memperkuat putusan tersebut.

Samadikun Hartono ditangkap tim gabungan pada April 2016 setelah buron sejak 2003 di Tiongkok kemudian diterbangkan ke Jakarta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Comments

Redaksi: KP. Sukarandeg RT 07/04 Desa Gunungsari Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang, Jawa Barat 41252

Kontak: redaksi[@]mediajabar.com

© MEDIAJABAR.com - PT Indowarta Xpress Media

To Top