Pendidikan

SSR Jakarta Kunjungi SMK Taruna Sakti

PURWAKARTA – Shcool Sosial Responsibility (SSR) Jakarta, kunjungan ke SMK Taruna Sakti di Jalan Veteran, Purwakarta. SSR Jakarta hadir bersama kru serta guru SSR Jakarta dari Filipina, Manchester dan Buenos Aires, Argentina.

Diketahui, pelajar SMK Taruna Sakti Purwakarta jurusan broadcasting mendapat pelatihan perfilmman Animasi dari kru SSR Jakarta.

Menurut President Director SSR Jakarta Miss Sandra asal Filipina mengatakan, Industri animasi dianggap bisnis tak menghasilkan uang, sehingga minat orang menggeluti pekerjaan tersebut sedikit sekali. Padahal, bila tahu industri animasi menggiurkan banyak orang memburunya.

“Kalkulasi di film animasi bicaranya detik bukan menit maupun jam. Bisa anda bayangkan berapa milyar penghargaan untuk industri animasi ini?,” ujar Sandra.

SSR membangun kolaborasi dengan SMK Tasa lantaran dukungan sekolah dan para siswa cukup kuat untuk menggeluti pendidikan perfilman dan animasi.

“Dalam pencarian talent, kami tidak mencari ke sekolah favorit dan siswa siswi cerdas. Yang kami butuhkan, sekolah dipelosok dan biasa biasa saja sehingga mudah membentuknya. Kolaborasi dengan SMK telah dilakukan se Indonesia diantaranya Batam, Jogjakarta, Surabaya, Makasar, Bandung,” ujar Sandra

Sandra menilai pasar industri animasi di Indonesia potensial ditambah dukungan kuat pemerintah dalam kaitan ini Kemenperin memajukan industri perfilman dan animasi.

“Jujur saja berbeda dinegara saya Filipina, dukungan pemerintah tidak ada terus potensi anak muda tidak ada. Saya lihat di Indonesia, semuanya mendukung,” ucap Sandra.

Kepsek SMK Taruna Sakti (Tasa) Purwakarta Yayang Gilang Sonjaya menggaku bangga sekolahnya terpilih SSRJakarta untuk diikutsertakan dalam program training dan magang pada industri perfilman dan animasi.

“SSR Jakarta memberikan kesempatan pada 30 siswa SMK Tasa mengikuti program pelatihan dan magang. Ini suatu kebanggaan bagi kami,” pungkasnya.

Comments
To Top