Politik

Panwaslu Subang Panggil PNS dan Kades

SUBANG – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Subang telah memanggil Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Lili Rusnali dan seorang PNS terkait kegiatan Deklarasi Gagasan Pemekaran Subang Utara yang dihadiri Calon Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum dan Calon Bupati nomor urut 1 H Ruhimat.

Pemanggilan tersebut bermula dari laporan sejumlah masyarakat dan tokoh pantura kepada Panwaslu mengenai kegiatan deklarasi pemekaran Subang Utara yang berlangsung Rabu, 9 Mei 2018, di lapang sepakbola Desa Kebondanas Kecamatan Pusakajaya, yang diduga dijadikan ajang kampanye terselubung salah satu paslon peserta Pilkada.

“Kegiatan Deklarasi Pemekaran Subang Utara yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di Kebondanas itu sarat kampanye salah satu paslon peserta pilkada, dan di situ hadir Ketua Apdesi serta PNS. Makanya kami laporkan kepada Panwaslu,” ujar tokoh pantura, H Yahya, didampingi sejumlah tokoh, diantaranya Ade Saepulloh, Bambang Marwoto, dan lainnya, saat mendatangi Kantor Panwaslu Subang, Senin (14/5/2018).

Dia bersama rekan-rekan pantura lainnya mengaku, telah mengantongi bukti-bukti komplit terkait adanya dugaan pelanggaran pilkada, berupa kampanye terselubung dengan modus kegiatan deklarasi pemekaran tersebut.

Pihaknya pun mendesak Panwaslu bersama Gakkumdu bersikap tegas menindaklanjuti laporan tersebut dan memprosesnya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Bukti-bukti sudah kami sampaikan kepada Panwaslu. Kami minta ketegasan Panwaslu untuk segera menindaklanjuti laporan ini,” tegasnya.

Menanggapi laporan warga pantura tersebut, Ketua Panwaslu Subang Raskim, didampingi Komisioner Budi Santosa, mengaku, segera menindaklanjuti laporan itu dengan memanggil pihak-pihak terkait, termasuk mengundang paslon bupati dan paslon gubernur yang hadir di acara deklarasi pemekaran.

“Kita akan pastikan apakah ada unsur pelanggaran kampanye atau tidak, dan saksi yang menyaksikan atau melihat (kehadiran) paslon bupati dan paslon gubernur akan kita undang. Kita juga menerima informasi ada PNS, ASN, dan kepala desa yang hadiri deklarasi, ini akan kita kaji di Gakkumdu. Soal apakah ada pasal yang dikenakan pelanggaran ini atau tidak, tunggu saja hasil kajian. Termasuk kita pun akan memanggil kedua Paslon tersebut untuk klarifikasi laporan ini,” tegas Raskim.

Seperti diketahui, wacana pemekaran yang menguat jelang Pilkada Serentak 2018, berhasil dideklarasikan pada Rabu (9/5/2018) di lapang sepakbola Desa Kebondanas Kecamatan Pusakajaya.

Kegiatan yang digelar berkat kerja bareng Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), Karang Taruna Subang, Forum Komunikasi BPD (FK BPD), Forum Silaturahmi Pantura, dan Garda NasDem ini, dihadiri sejumlah pihak, mulai dari Ketua DPC Apdesi Subang H Lili Rusnali, Ketua DPD Partai NasDem Eep Hidayat, Calon Bupati nomor urut 1 H Ruhimat, dan mantan Ketua DPRD Bambang Herdadi.

Bahkan, Calon Wakil Gubernur Jabar nomor urut 1 yang diusung koalisi Partai NasDem, H Uu Ruzhanul Ulum, tampak hadir di lokasi deklarasi. Sejumlah LSM, Ormas dan Karang Taruna, juga hadir. Beberapa tokoh pun menyampaikan orasinya dalam kegiatan tersebut.

Comments

Redaksi: KP. Sukarandeg RT 07/04 Desa Gunungsari Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang, Jawa Barat 41252

Kontak: redaksi[@]mediajabar.com

© MEDIAJABAR.com - PT Indowarta Xpress Media

To Top