Ramadhan

Flyover Tol Cipali Jadi Tempat Ngabuburit Paling Hits

SUBANG – Ratusan muda-mudi dari berbagai desa dan kelurahan yang berada disekitar llyover Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) daerah Cilameri, Subang saat sore tiba beramai-ramai memenuhi bahu jalan flyover. Hal tersebut mereka lakukan untuk sekedar berdiam diri sampai maghrib tiba.

Selain berdiam diri, ratusan muda-mudi yang didonimasi para pelajar SMP dan SMA tersebut memanpaatkan flyover tersebut untuk melakukan foto bersama atau selfie dengan latar belakang Tol Cipali yang merupakan jalan tol kebanggaan masyarakat Subang itu.

Selan berfoto bersama, diantara mereka banyak yang memanpaatkan flyover tersebut hanya untuk digunakan sebagai tempat nongkrong saja. Dengan bergelombol dan membentangkan spanduk komunitas mereka berdiam diri sambil menunggu adzan maghrib tiba.

“Iya, ini tempat enak buat selfie. Latar belakangnyakan bagus, jadi sekalian ngabuburit kita ada hiburnnya juga,” kata salah seorang warga Kelurahan Sukamelang, Subang, Siti Nurlela, Kamis (17/2018).

Siti bersama teman-temannya selama Ramadhan ini akan menjadikan flyover sebagai tempay nongkrong sambil menunggu adzan Magrib. Aktivitas mengisi luang untuk menunggu buka puasa itu mereka lakukan karena tempat tersebut selain ramai juga bagus.

“Habisnya seru banyak orang-orang kumpul juga. Tempatnya bagus untuk foto-foto,” tambahnya.

Flyover terpanjang kedua di Subang setelah flyover yang berada di jalur Pantura diatas pasar Pamanukan itu, saat ini menjadi flyover kebanggaan masyarakat Subang, khusunya warga sekitar pintu masuk tol diwilayah Cilameri, Subang.

Keberadaan flyover yang menjadi penghubung antara Kecamatan Pagaden dan Subang itu memang sangat strategis, selain didukung dengan pemandangan tol Cipali dengan lalu lintas kendaraannya, flyover yang memiliki panjang sekitar 1 kilometer itu lokasinya juga sangat dekat dengan pusat kota Subang.

Warga lainnya, Ruhiat mengatakan keberadaan flyover yang berada di Cilameri, Subang itu menjadi tempat yang enak untuk menghabiskan waktu bersama teman-teman. Apalagi dengan latar belakang tol Cipali tempat itu akan menambah daya tarik untuk warga yang hanya sekedar menghabiskan waktu untuk menunggu buka puasa.

“Saya juga kesini niatnya mau ngabuburit, sambil liat tol. Terakhirnya ya foto-foto bersama teman,” kata remaja asal Desa Gunungsari Kecamatan Pagaden itu.

Tol Cipali yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Sabtu (13/6/2015) silam itu membawa perubaan terhadap wajah kota Subang, khususnya wilayah-wilayah yang dilewati jalur tol. Tak terkecuali flyover yang berada di Cilameri.

“Iya, inikan dulunya tidak ada jalan seperti ini, tapi sekarang ada. Jadi menambah tempat baru untuk hiburan warga,” tambahnya.

Presiden RI, Joko Widodo saat membuka tol Cipali dipintu masuk Cikopo, Purwakarta beberapa tahun lalu mengatakan, bahwa keberadaan tol harus membawa dampak perubahan yang dirasakan oleh warga yang dilewati tol tersebut.

“Jadi silakan untuk warga yang ingin berjualan di rest area tol harus didukung oleh pemerintah setempat. Jangan sampai keberadaan tol ini tidak diraskan manfaatnya untuk warga sekitar,” katanya.

Tol Cipali dengan nilai investasi Rp12,5 triliun tersebut membentang sepajang 116,75 kilometer melewati lima kabupaten yakni kabupaten Purwakarta, Subang, Indramayu, Majalengka, dan Cirebon tersebut tentunya akan membuat perubahan bagi wilayah-wilayah yang dilewatinya, tak terkecuali kabupaten Subang.

“Saya harapkan tol terpanjang di Indonesia ini bisa dirasakan mafaatnya bagi semua masyarakat,” tuturnya

Comments
To Top