Hukum

Sengketa Pilkada Subang 2018 Selesai

SUBANG – Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi telah menolak gugatan dari Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Dedi Junaedi-Budi Setiadi pada Jumat (10/8/2018) sekitar pukul 11.39 WIB.

Ketua KPU Kabupaten Subang Maman Suparman mengatakan, dengan keputusan MK tersebut, semua permaslahan Pilkada sudah selesai karena keputusan MK ini adalah final dan mengikat. 

“Sengketa telah selesai, tentunya kita bersyukur karena dengan beresnya sengketa Pilkada di MK. Dengan demikian kita akan melanjutkan tahapan berikutya yang sempat tertuda,” kata Maman Suparman saat ekspose Keputusan MK di kantor KPU Subang, Sabtu (11//8/2018).

Maman mengatakan, pokok perkara yang dimohon pemohon atas nama Dedi Juanda-Budi Setiadi adalah terkait data pemilih dan adanya dugaan money politic atau politik uang. “Iya, ada dua perkara yang diajukan,” katanya.

Untuk menghadapi gugatan dari Paslon Dedi J-Budi Setiadi itu KPU Subang dibackup Pengacara Jaksa Negara (PJN) sebanyak lima orang dari Kejari Subang. Dua dari lima PJN itu adalah Sigit P Nugraha dan Alex B Tarigan. Keduanya hadir dan menyampaikan terkait hasil sengketa Pilkada pada saat ekspose Hasil Keputusan MK di KPUD.

Dalam kesempatan itu, salah seorang PJN Kejari Subang Sigit mengatakan, tidak ada legal standing artinya dari pemohon tidak punya dasar hukum untuk mengajukan permohonan, Ini yang diputuskan MK. Dalam aturan, selisih suara paling banyak 0,5% dari jumlah penduduk.

“Namun nyatanya hasil perolehan Pilkada selisihnya lebih dari angka itu, sehingga MK memutuskan untuk menolak permohonan pemohon,” kata Sigit.

Dalam amar keputusan, MK menyebutkan menerima eksepsi termohon, menyatakan pemohon tidak memiliki kedudukan dan menyatakan perohonan tidak dapat diterima.

JPN lain Alex menambahkan dalam proses persidangan lalu, pemohon menyertakan 395 bukti sementara dari pihak termohon sebanyak 106 bukti. 

Ekspose Keputusan MK juga dihadiri oleh Komisioner KPU Subang, Ahmad Koncara, Hari Nazarudin dan Suryaman. Selain itu terlihat hadir Sekertaris KPU Furwani, serta Komisioner Panwaslu Budi Santoso.

Comments
To Top